BEI Telisik Emiten Boy Thohir (ADMR) Transaksi Saham CITA
Kawasan tambang milik ADMR
EmitenNews.com – PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), sebelumnya bernama PT Adaro Minerals Indonesia Tbk, memberikan klarifikasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait pembelian saham CITA.
Mahardika Putranto Corporate Secretary ADMR menyampaikan bahwa pembelian 145,6 juta saham PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) melalui anak usahanya, PT Alamtri Indo Aluminium (AIA), dari PT Adaro Andalan Indonesia (AAI) dengan harga Rp3.934 per saham.
Dia menambahkan bahwa harga tersebut ditetapkan berdasarkan laporan Kantor Jasa Penilai Publik Desmar, Susanto, Salman & Rekan, sesuai ketentuan POJK 42/2020 tentang Transaksi Afiliasi.
Transaksi ini bertujuan meningkatkan portofolio investasi perseroan agar memberikan hasil yang optimal bagi pemegang saham.
" AIA memang dikembangkan sebagai sub-holding aluminium, sehingga akuisisi dilakukan melalui entitas anak,” jawab Mahardika Putranto ke BEI yang dikutip Sabtu (7/9).
Selain akuisisi CITA, ADMR juga melakukan penambahan modal pada PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI), entitas yang mayoritas 65% sahamnya dimiliki AIA.
Penambahan modal senilai Rp947,5 miliar ini dilakukan secara proporsional bersama pemegang saham lain, termasuk Aumay Mining Pte. Ltd. dan CITA.
Dana segar itu akan digunakan untuk pengembangan proyek smelter aluminium di Kawasan Industri Kalimantan Utara.
Mahardika menegaskan bahwa setoran modal ini dilakukan secara tunai menggunakan kas internal perusahaan. Strategi tersebut dinilai lebih sehat dibandingkan pembiayaan berbasis pinjaman karena menekan beban bunga serta memperkuat struktur keuangan.
" Melalui pengembangan proyek smelter KAI, perseroan turut mendukung program hilirisasi industri mineral pemerintah dan menciptakan nilai tambah terhadap alumina,” jelas dia.
ADMR juga menekankan bahwa tidak ada fakta material lain yang belum diungkapkan kepada publik.
Related News
Mitratel dan ZTE Jajaki Kolaborasi Teknologi RAN dan Efisiensi Energi
PLIN Ditegur Lagi Soal Free Float, Ketidakpastian Pasar Jadi Alasan
Siapkan 26.000 Tenaga Kerja, PADA Gas Jasa Kurir Jadi Mesin Cuan Baru
BBCA Setujui Dividen Tunai Rp336 per Saham, Setara 72 Persen Laba 2025
Rights Issue Jilid III, COCO Siap Terbitkan 10,67 Miliar Saham & Waran
Timur Tengah Memanas, BULL Tambah Armada Tanker LNG Kedua di Awal 2026





