EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan data terbaru saham dengan kepemilikan terkosentrasi tinggi (HSC). Dalam pengumuman yang dilansir Selasa (6/10/2026), PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD) menjadi anggota terbaru HSC.

Pengumuman tersebut ditandatangani Direktur PT Bursa Efek Indonesia Yulianto Aji Sadono  dan Direktur PT Kustodian Sentral Efek Indonesia Eqy Essiqy.

Pengumuman itu menyebutkan berdasarkan metodologi penentuan Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (High Shareholding Concentration) atas struktur kepemilikan Saham dalam bentuk Warkat dan Tanpa Warkat per tanggal 2 Oktober 2026, Saham Perseroan dimiliki oleh sejumlah tertentu pemegang saham yang secara agregat menguasai 99,95% dari total Saham dalam bentuk Warkat dan Tanpa Warkat BSWD. 

Pengumuman ini, kata BEI,  tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku di bidang Pasar Modal. 

Sebelumnya BEI  mengumumkan saham high shareholding concentration (HSC) baru, yakni PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO), Senin (5/10).

Dalam pengumuman kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi tertanggal 2 Oktober 2026, BEI menjelaskan bahwa saham INDO terpantau dikuasai sejumlah pihak tertentu yang menguasai 94,96% dari total saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat.

Meski demikian, pengumuman itu tak serta merta membuat emiten terkait melanggar peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku di bidang pasar modal.

“Metodologi penentuan Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (High Shareholding Concentration) atas struktur kepemilikan Saham dalam bentuk Warkat dan Tanpa Warkat per tanggal 30 September 2026, Saham Perseroan dimiliki oleh sejumlah tertentu pemegang saham yang secara agregat menguasai 94,96% dari total Saham dalam bentuk Warkat dan Tanpa Warkat INDO,” tulis BEI, dikutip Senin (5/10).

Dengan demikian, maka total saham HSC yang saat ini telah diumumkan BEI menjadi 62, berikut daftar lengkapnya;

1. PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) - 99,99%