BEI Tetapkan 80 Emiten Berlabel HSC, Ini Kata Analis
:
0
Ilustrasi, potret pengunjung menatap papan perdagangan bursa di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: EmitenNews/Aji
EmitenNews.com - Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, M Nafan Aji Gusta menilai pengumuman daftar saham High Shareholding Concentration (HSC) terbaru oleh BEI dapat menjadi sentimen campuran bagi IHSG.
Kendati demikian, Nafan menyebut dampaknya cenderung lebih bersifat spesifik terhadap saham-saham yang masuk dalam daftar tersebut daripada langsung menentukan arah indeks secara keseluruhan.
"Dari sisi positif, pemantauan HSC menunjukkan upaya BEI untuk meningkatkan transparansi pasar, memperkuat perlindungan investor, serta mengantisipasi risiko konsentrasi kepemilikan saham yang berpotensi memengaruhi pembentukan harga secara tidak wajar," ujar Nafan kepada EmitenNews, Selasa (13/10).
Dalam penilaian Nafan, langkah tersebut dapat mendukung kredibilitas pasar modal Indonesia dalam jangka panjang.
Meski, tak dipungkiri, dalam jangka pendek, saham-saham yang masuk daftar HSC berpotensi menghadapi tekanan psikologis, peningkatan volatilitas, serta sikap lebih berhati-hati dari investor, khususnya apabila pengumuman tersebut diikuti pengawasan atau evaluasi lanjutan dari bursa.
"Dengan demikian, saya melihat sentimennya cenderung negatif dalam jangka pendek terhadap saham-saham tertentu, tetapi berpotensi positif bagi kualitas pasar modal dalam jangka menengah hingga panjang," tutur Nafan.
Mulai Sasar Saham Rp5 Triliun
Di sisi lain, perluasan pemantauan ini juga sejalan dengan penurunan ambang kapitalisasi pasar yang ditelaah dari Rp10 triliun menjadi Rp5 triliun.
"Meski demikian, status HSC tidak otomatis berarti emiten melakukan pelanggaran, sehingga investor sebaiknya tidak langsung melakukan aksi jual hanya berdasarkan pengumuman tersebut," ujar Nafan.
Sementara untuk IHSG, kata Nafan, tekanan yang lebih luas baru berpotensi terjadi apabila pengumuman ini memicu aksi jual berantai, memperburuk kepercayaan investor, atau meningkatkan kekhawatiran terhadap transparansi pasar Indonesia di mata investor asing dan penyedia indeks global.
Related News
Sempat Drop 1,8% Kala Pagi, IHSG Siang Perlahan Bangkit ke Atas 5.900
IHSG Jebol ke 5.874 Pagi Ini! Saham Big Banks Kompak Merah
IHSG Pagi Dibuka Kembali Tertekan 0,73%, Lanjutkan Kejatuhan Kemarin
Aksi Jual Asing Reda, IHSG Siap Rebound
IHSG Rawan Koreksi, Pantau Saham-Saham Berikut!
IHSG Terus Tertekan, Pelaku Pasar Khawatirkan ini





