BEI Umumkan Kabar Penting Usai Saham Loncat 398 Persen dari FCA
:
0
Pengurus Imago Mulia memamerkan tanda mata dan sertifikat Initial Public Offering dari Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Per kemarin Rabu (21/5/2025), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menerbitkan pengumuman penghentian sementara (suspensi) kembali perdagangan saham PT Imago Mulia Persada Tbk. (LFLO) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, terhitung sejak sesi I perdagangan hari Kamis (22/5/2025).
Kebijakan suspensi tersebut tertuang dalam pengumuman resmi BEI nomor Peng-SPT-00085/BEI.WAS/05-2025 yang dirilis pada (21/5/2025). Dalam surat itu, BEI mengimbau seluruh pihak yang berkepentingan untuk senantiasa memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan.
Berdasarkan data sebelumnya dan pengumuman Peng-SPT-00080/BEI.WAS/05-2025 tertanggal 16 Mei 2025, saham PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO) telah mengalami suspensi pertama yang diberlakukan pada (19/5/2025). Artinya, pengumuman terbaru tertanggal (21/5/2025) dengan nomor Peng-SPT-00085/BEI.WAS/05-2025 merupakan suspensi kedua yang dikenakan terhadap saham LFLO dalam bulan yang sama dsn kedua kalinya diterapkan terhadap saham LFLO sejak awal tahun 2025.
Merujuk data perdagangan, saham LFLO ditutup naik 9.48% di harga Rp254 pada Rabu (21/5/2025).
Selama satu bulan terakhir, harga saham juga tercatat naik 92,42% dari level Rp132. Kenaikan tajam juga terjadi dalam sepekan terakhir dengan lonjakan 23,30%.
Secara tahun berjalan 2025 (year-to-date/YtD), harga saham telah menguat 195,35%. Apalagi bila dikalkulasikan sejak (22/5/2024) setahun yang lalu hingga perdagangan terkini kenaikannya lebih drastis lagi hingga mencapai 398,04% dari level harga Rp46.
Hingga pengumuman ini diturunkan, belum ada informasi tambahan dari perseroan yang menjelaskan mengapa terjadi kenaikan harga tersebut, selain pemberitahuan perubahan jadwal RUPS yang terbit (20/5/2025).
BEI belum menetapkan kapan suspensi ini akan dicabut dan menyatakan bahwa perdagangan saham akan dibuka kembali setelah diumumkan lebih lanjut.
Related News
PBV Menarik, Penghuni Tetap MSCI, Laba GGRM Melejit Ratusan Persen
Barito Pacific Raup Pendapatan USD8,69 Miliar per September 2026
Pasar Aset Kripto Tertekan, Kinerja COIN Terdongkrak Segmen Derivatif
Laba BREN Naik 21,8% Jadi USD161 Juta, Sahamnya Anjlok 81,5% YTD
Penjualan Indofood Tembus Rp101,5 Triliun hingga Akhir September 2026
Tambah Modal! Merdeka Battery (MBMA) Bakal Private Placement Lagi





