Bengkak, Fajar Wisesa Catat Utang Jangka Pendek Rp6,24 T
ilustrasi gudang Fajar Surya Wisesa (FASW). Dok/Istimewa
EmitenNews.com - Emiten kertas Fajar Surya Wisesa (FASW) sepanjang 2024 mencatat rugi bersih Rp625,86 miliar. Raihan tersebut berbanding terbalik dibanding tahun sebelumnya membukukan laba bersih Rp119,92 miliar.
Fajar Surya tercatat mengakumulasi penjualan Rp7,72 triliun pe 31 Desember 2023 atau turun 29,08 persen dibanding penjualan periode sama tahun lalu senilai Rp10,89 triliun. Penjualan kepada pihak berelasi turun jadi Rp1,48 triliun dari Rp2,17 triliun.
Penjualan tidak berelasi seperti penjualan dalam negeri turun jadi Rp4,09 triliun dari Rp6,67 triliun, dan penjualan ekspor naik tipis jadi Rp2,15 triliun dari Rp2,06 triliun. Beban pokok penjualan turun 22,26 persen menjadi Rp7,69 triliun pada 2023 dibanding akhir 2022 senilai Rp9,89 triliun.
Laba bruto tercatat turun 97,19 persen menjadi Rp27,90 miliar dari sebelumnya Rp991,96 miliar. Per 31 Desember 2023, jumlah aset Rp12,54 triliun, turun dibanding akhir 31 Desember 2022 sebesar Rp12,87 triliun.
Jumlah liabilitas meningkat menjadi Rp8,18 triliun dari akhir 2022 sebesar Rp7,86 triliun. Utang jangka pendek naik menjadi Rp6,24 triliun dari tahun sebelumnya Rp5,24 triliun.
Peningkatan itu, dikontribusi utang bank senilai Rp4,54 triliun, dan utang pada pihak tidak berelasi Rp739,05 miliar. Jumlah ekuitas tercatat turun menjadi Rp4,36 triliun dari akhir 2022 senilai Rp5,01 triliun. (*)
Related News
Perkuat Segmen B2B, Wahana Interfood Targetkan Kinerja Naik 50 Persen
Kantongi Laba Rp643M di 2025, Ini Strategi Blue Bird (BIRD) 2026
Bangkit dari Rugi, Laba Phapros (PEHA) Melenting 109 Persen di 2025
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025
Emiten Furnitur Chitose (CINT) Raih Lonjakan Penjualan dan Laba 2025





