Bergerak Sideways, Potensi Tekanan ke IHSG Masih Cukup Kuat
:
0
EmitenNews.com—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (29/8) turun tipis 0,04% atau 3,20 poin ke level 7.132,04. Total volume perdagangan saham mencapai 29,23 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 12,2 triliun. Sebanyak 357 saham melemah, 191 saham yang menguat dan 154 saham stagnan.
William Surya Wijaya CEO Yugen Sekuritas dalam riset hariannya, Selasa (30/8/2022) mengatakan, IHSG terlihat masih berada dalam pola pergerakan sideways dengan potensi tekanan yang masih terlihat cukup kuat.
Peluang koreksi wajar masih terus dapat dimanfaatkan investor untuk melakukan akumulasi pembelian mengingat dalam rentang jangka panjang IHSG masih memiliki kekuatan naik / uptrend, hal ini tentunya ditunjang juga oleh faktor kestabilan kondisi perekonomian dalam negeri yang turut menunjang perbaikan kinerja emiten.
Hari ini IHSG berpotensi melemah, serta masih akan bergerak pada range support di level 7002 dan posisi resistancenya ada di 7223.
Saham pilihan di awal pekan ini adalah Unilever Indonesia (UNVR), Telkom Indonesia (TLKM), , HM Sampoerna (HMSP), Bank BCA (BBCA), Kalbe Farma (KLBF), Alam Sutera Realty (ASRI), Pakuwon Jati (PWON) dan Wijaya Karya (WIKA).
Tower Bersama Infrastructure (TBIG), Jasa Marga (JSMR), Kalbe Farma (KLBF), HM Sampoerna (HMSP), Pakuwon Jati (PWON), Ciputra Development (CTRA), Bumi Serpong Damai (BSDE), Unilever Indonesia (UNVR) dan Alam Sutera Realty (ASRI).
Related News
Akhiri Mei, IHSG Malah Gagal Melesat, Saham Buangan MSCI Dominan Hijau
IHSG Siang (29/5) Ngacir, Investor Ramai-Ramai Buy on Weakness
Temuan Kementan: 85,56 Persen Beras Premium Tak Penuhi Standar
PHE - Cikarang Listrindo Amankan Gas Untuk KI Jababeka dan MM2100
Butuh Acuan Investasi? Nih, Gemini Rilis Prediksi Pasar Didukung Grok
IHSG Pagi Jumat (29/5) Sempat Koreksi Imbas MSCI, Berbalik Rebound!





