Berharap Suspensi Saham Dicabut, WSBP Gelar RUPO Pada 15 Februari
EmitenNews.com—PT Waskita Beton Precast Tbk atau WSBP menanti persetujuan rapat umum pemegang obligasi ( RUPO ) dalam rangka melakukan adendum perjanjian perwaliamanatan (PWA) Obligasi PUB I Tahap I dan II.
"Persetujuan RUPO yang akan digelar pada 15 Februari 2023 menjadi faktor paling krusial dalam pencabutan suspensi," ujar Corporate Secretary WSBP Fandy Dewanto dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (2/2).
Pihaknya berharap para pemegang obligasi dapat menyetujui usulan penyesuaian PWA dengan ketentuan yang tertuang dalam perjanjian perdamaian WSBP.
Dia menerangkan perseroan terus berupaya keras untuk segera membuka suspensi saham yang telah berjalan selama 12 bulan dan tidak masuk dalam kategori delisting, sebagai upaya melindungi kepentingan para pemegang sahamnya.
Dia melanjutkan manajemen telah mengantisipasi risiko tersebut dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengakselerasi pencabutan suspensi.
"Perusahaan telah memenuhi beberapa persyaratan pembukaan suspensi yang ditetapkan BEI seperti menyerahkan salinan putusan kasasi Mahkamah Agung, pemenuhan kewajiban kepada BEI," kata Fandy.
Adapun suspensi saham WSBP berawal ketika perseroan ditetapkan dalam status PKPU sementara pada Januari 2022, yang mengakibatkan default pemenuhan salah satu kewajiban bunga obligasi WSBP yang menjadi trigger suspensi.
Di sisi lain, Pefindo belum lama ini meningkatkan rating untuk korporat dan Obligasi Tahap I dan Tahap II WSBP dari idD (default) menjadi idB dengan Outlook Stable.
"Peningkatan rating ini mencerminkan kemajuan progres restrukturisasi dan pemulihan kinerja keuangan WSBP," ujar Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko WSBP Asep Mudzakir.
Related News
Siapkan 26.000 Tenaga Kerja, PADA Gas Jasa Kurir Jadi Mesin Cuan Baru
BBCA Setujui Dividen Tunai Rp336 per Saham, Setara 72 Persen Laba 2025
Rights Issue Jilid III, COCO Siap Terbitkan 10,67 Miliar Saham & Waran
Timur Tengah Memanas, BULL Tambah Armada Tanker LNG Kedua di Awal 2026
BBCA Siapkan Buyback Rp5 Triliun, Ini Agenda Penting RUPS Hari Ini
Setahun Usai IPO, MINE Kehilangan 34,01 Persen Laba Bersih di 2025





