EmitenNews.com -PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) telah meresmikan Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit nya yang kedua berkapasitas 45 ton per jam di kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

 

Peresmian pabrik baru ini bertepatan dengan perayaan hari ulang tahun CSRA yang ke 40 tahun.  Selain dihadiri oleh Direksi CSRA dan jajarannya, acara peresmian tersebut turut dihadiri oleh Forkopimda setempat. CSRA melaksanakan prosesi inagurasi terhadap sebuah fasilitas senilai Rp180 miliar yang terdiri dari pabrik kelapa sawit, kantor, gudang dan sarana distribusi di satu kawasan. 

 

Pembiayaan proyek ini berasal dari pendanaan internal Perusahaan. Pabrik kelapa sawit ini atau disebut PKS 2, menjadi Pabrik Kelapa Sawit CSRA yang kedua dan akan dioperasikan oleh entitas anak CSRA yaitu PT Samukti Karya Lestari. PKS 2 saat ini telah menyelesaikan tahap uji coba operasional dan telah beroperasi penuh.

 

PKS 2 adalah pabrik pengolahan kelapa sawit yang melaksanakan suatu proses untuk menghasilkan Minyak Sawit Mentah (CPO) dan Inti Sawit (PK) yang berasal dari Tandan Buah Segar sawit (TBS). Proses tersebut meliputi proses merebus, menyaring, menekan, memisahkan, mengeringkan dan penyimpanan. Berdasarkan skala dan kapabilitas nya, beroperasinya PKS 2 akan mendorong dan mempercepat pertumbuhan bisnis sesuai rencana strategis Perusahaan serta sejalan dengan kriteria yang ditetapkan dalam Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO). 

 

Dalam kriteria ISPO di jelaskan bahwa Perusahaan kelapa sawit meliputi kegiatan penanaman, produksi, pemerosesan dan perdagangan kelapa sawit. ISPO merupakan satu-satu nya standar keberlanjutan industri kelapa sawit yang ada di Indonesia, yang harus dipatuhi oleh para pelaku usaha kelapa sawit agar sesuai dengan standar sosial dan lingkungan yang ketat.