Berkat Hauling Road, Pendapatan RMKE Tumbuh 2,4 Kali Lipat Kuartal I
:
0
Penampakan Stasiun Pulau Simpang Hauling Road besutan RMK Energy. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - RMK Energy (RMKE), perusahaan penyedia jasa logistik batu bara terintegrasi, berhasil mengawali tahun 2026 dengan pencapaian kinerja keuangan impresif. Pendapatan usaha Rp815,6 miliar kuartal pertama 2026, tumbuh signifikan 2,4 kali lipat dibanding periode sama tahun lalu.
Pertumbuhan itu, didorong performa solid segmen penjualan, dan jasa batu bara terakselerasi pasca pengoperasian jalur pengangkutan (hauling road) milik grup sejak 2025.
Pertumbuhan Signifikan Segmen Penjualan Batu Bara
Segmen penjualan batu bara, RMKE membukukan volume penjualan luar biasa mencapai 1,0 juta ton hingga Maret 2026, atau meningkat 3,8 kali lipat secara tahunan alias year-on-year (YoY). Peningkatan volume itu, dibarengi kenaikan rata-rata harga penjualan batu bara 5,6 persen YoY menjadi Rp611.396 per ton.
Strategi RMKE dalam memperluas basis pelanggan, termasuk pembelian batu bara dari pelanggan baru terhubung langsung dengan fasilitas RMKE, menjadi motor penggerak utama.
Langkah strategis itu, memberi fleksibilitas bagi RMKE untuk meningkatkan volume trading di tengah tren kenaikan harga batu bara dengan memanfaatkan infrastruktur logistik terintegrasi.
Hauling Road: Tulang Punggung Baru Pendapatan Jasa
Segmen jasa pengangkutan batu bara melalui hauling road menjadi primadona baru dengan lonjakan volume 5,4 kali lipat menjadi 470,2 ribu ton pada kuartal I 2026 dari episode sama tahun lalu 86,4 ribu ton.
Sukses itu, makin krusial mengingat adanya regulasi pemerintah daerah yang melarang penggunaan jalan umum untuk angkutan batu bara efektif per 1 Januari 2026, yang menjadikan hauling road RMKE sebagai infrastruktur vital di wilayah tersebut.
Meski volume muatan tongkang mengalami penurunan musiman 14,4 persen YoY menjadi 1,7 juta ton akibat faktor cuaca ekstrem, periode administrasi RKAB di awal tahun, dan banyak hari libur nasional, dampak tersebut berhasil terkompensasi dengan sangat baik oleh kontribusi pendapatan segmen hauling road tumbuh pesat.
Related News
Esa Medika (EMMI) Patok IPO Rp446-Rp515 per Saham, Cek Detailnya!
Emiten UMKM (MPIX) Akuisisi 60 Persen MCA Rp28,7 Miliar Untuk DigiPay
Emiten Tomy Winata (INPC) Nihil Dividen Hingga Angkat Dirut Baru
Laba Triliunan, PALM Cuma Sisihkan 2,7 Persen Laba Sebagai Dividen
BSDE Angkat Komisaris Utama Baru, 99 Persen Laba 2025 Buat Modal Kerja
Pizza Hut RI (PZZA) Ungkap Dampak Akuisisi Global Terhadap Operasional





