Berlaku 31 Mei, 10 Emiten Masuk Papan Utama, 109 Drop ke Pengembangan
Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sementara itu, ada 109 emiten yang mengalami perpindahan papan dari Papan Utama ke Papan Pengembangan. Di antaranya, PT Acset Indonusa Tbk (ACST), PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP), PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF), PT Samator Indo Gas Tbk (AGII), PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT).
Kemudian PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX), PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Bank Permata Tbk (BNLI), PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP), PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO), PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR), PT Gozco Plantations Tbk (GZCO).
Selanjutnya ada PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM), PT Kino Indonesia Tbk (KINO), PT Multipolar Technology Tbk (MLPT), PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY), PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA), PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP), PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA).
Selain itu, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT), PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN), PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN), PT Transkon Jaya Tbk (TRJA), PT Voksel Electric Tbk (VOKS), PT Weha Transportasi Indonesia Tbk (WEHA) dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA).
Related News
Bos BEI Sebut Ada Dua IPO Lighthouse di Awal 2026, Siapa Saja?
Beda Nasib Dua Saham Penghuni Terlama Papan Pemantauan Khusus
Melihat Lagi Gerak DCII dan DSSA, Saham dengan Harga Tertinggi per Lot
Ungguli Bursa Malaysia, IHSG Terbaik Ketiga ASEANĀ
POPSI Khawatir Kenaikan Pungutan Ekspor Lemahkan Daya Saing Sawit RI
TKDN Industri Hulu Migas Hingga 2025 Setara Rp388 Triliun





