EmitenNews.com - Pemerintah mengumumkan lagi perkembangan kasus harian dan kasus kematian pasien Covid-19. Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, pada Rabu (3/11/2021), ada 801 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Tambahan ini lebih besar dari kasus harian, Selasa (2/11/2021), yang hanya 612 orang penderita.

 

Dengan tambahan baru sebanyak 801 penderita itu, hari ini total kasus infeksi virus Corona penyebab coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Indonesia mencapai 4.246.174 orang. Demikian terhitung sejak kasus pertama diumumkan Presiden Joko Widodo pada Senin (2/3/2020).

 

Informasi kasus perdana penderita infeksi virus SARS-CoV-2 di Indonesia ini, menimpa pasangan ibu, dan anak perempuannya, warga Kota Depok, Jawa Barat. Sejak itu, kasus infeksi virus yang awalnya dikabarkan berasal dari Wuhan, Hubei, China itu, terus bertambah, sampai hari ini.

 

Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan data terbaru itu, Rabu sore, sesuai informasi yang dirangkum dalam 24 jam terakhir, sejak Selasa (2/11/2021) siang hingga Rabu pukul 12.00 WIB. Masyarakat bisa mengakses data tersebut melalui laman https://covid19.go.id/, atau situs resmi Kementerian Kesehatan, kemkes.go.id, yang setiap sore diperbarui.

 

Satgas Penanganan Covid-19, juga menunjukkan ada penambahan kasus sembuh. Dalam sehari semalam, jumlahnya bertambah 814 orang. Dengan demikian, jumlah kasus sembuh di Indonesia hingga saat ini mencapai 4.091.101 orang. 

 

Sayangnya, jumlah kasus kematian akibat Covid-19 juga bertambah. Pada periode 2-3 November 2021, ada 24 kasus kematian. Dengan begitu kasus kematian pasien Covid-19 kini mencapai 143.481 jiwa. 

 

Satgas juga melaporkan ada 11.592 kasus aktif Covid-19. Kasus aktif ialah pasien yang masih terkonfirmasi positif virus corona, dan menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri. 

 

Harus tetap waspada. Untuk itu, mari terus menegakkan protokol kesehatan secara ketat. Ingatlah untuk mentaati imbauan 3M: memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Ini penting, untuk memutus mata rantai pandemi Covid-19, yang telah melanda negeri kita sejak Senin, 2 Maret 2020, sejak kasus perdana diumumkan Presiden Jokowi.

 

Setelah itu kita berharap virus SARS-CoV-2 ini, enyah dari Tanah Air. Dengan begitu kita semua bisa kembali hidup normal seperti ketika pandemi Covid-19 belum ada Negeri tercinta ini. ***