Bertambah Rp100 Triliun Utang Pemerintah Jadi Rp8.144,69 Triliun, Kemenkeu Bilang Aman
:
0
Ilustrasi Surat Utang Negara. dok. BeritaSatu.
EmitenNews.com - Nilai utang pemerintah meningkat pada Desember 2023, diikuti dengan rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) yang meningkat. Dokumen APBN KiTa edisi Januari 2024 mencatat, posisi utang pemerintah Rp8.144,69 triliun sampai akhir Desember 2023. Terjadi peningkatan sampai Rp103,68 triliun dari bulan sebelumnya sebesar Rp8.041,01 triliun. Kemenkeu menyebutkan rasio utang masih di bawah batas aman, seperti diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023.
Dalam laporan yang dikutip Jumat (19/1/2024), Kementerian Keuangan melaporkan, rasio utang pemerintah terhadap PDB mencapai 38,59 persen. Posisi itu lebih tinggi dibanding November 2023 sebesar 38,11 persen.
Meskipun demikian, Kemenkeu menyebutkan, rasio utang pemerintah terhadap PDB masih lebih baik dibandingkan posisi akhir tahun 2022, yakni sebesar 39,70 persen. Selain itu, rasio utang masih di bawah batas aman yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023, yaitu sebesar 60 persen.
"Serta lebih baik dari yang telah ditetapkan melalui Strategi Pengelolaan Utang Jangka Menengah tahun 2023-2026 di kisaran 40 persen." Demikian laporan Kemenkeu.
Kenaikan utang pemerintah itu, disebabkan oleh penarikan pembiayaan yang berasal dari surat berharga negara (SBN) dan juga pinjaman. Kedua instrumen utang itu terpantau mengalami kenaikan secara bulanan.
Related News
Harga Emas Antam Naik Meski Pasar Global Tertekan Bunga The Fed
Indeks Dolar Tembus Level Tertinggi Usai Suku Bunga AS Naik
Rupiah Pagi ini Dibuka Melemah Pasca Fed Naikkan Suku Bunga
Saham AS Bangkit Usai Tertekan Keputusan The Fed
Pipa Saudi Pulih, Harga Minyak Brent Turun ke USD105,5 per Barel
Kecewa Fed, Trump Minta Suku Bunga Turun di Bawah 1%





