BI Optimis Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 5,5 Persen, IHSG Berpotensi Rebound
:
0
EmitenNews.com - IHSG diperkirakan kembali uji level psikologis 7.000 pada perdagangan Jumat (18/3). Hal ini seiring dengan berlanjutnya net buy investor asing pada Kamis (17/3).
"Sepanjang perdagangan pekan ini akumulasi net buy investor asing mencapai Rp7 triliun," kata analis Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan.
Potensi rebound IHSG ditopang oleh keyakinan Bank Indonesia bahwa ekonomi Indonesia dapat tumbuh hingga 5.5% (4.7%-5.5%) di 2022, meski dibayangi kenaikan the Fed Rate dan peningkatan uncertainty risk dari perang Rusia-Ukraina. Pasalnya, kondisi Covid-19 di Indonesia yang semakin terkendali seiring tingkat vaksinasi nasional yang telah malampaui 70%.
Dalam kesempatan tersebut, BI juga mempertahankan sukubunga acuan di level 3.5% untuk 13 bulan berturut-turut.
Sebagai informasi, sebelumnya the Fed menaikan suku bunga acuan sebesar 25 bps dan diperkirakan masih ada 6 kali kenaikan lagi di 2022. Nilai tukar Rupiah cenderung stabil di Rp14,300 per USD (-0.07%) di tengah hal-hal tersebut.
Dengan berbagai gambaran tersebut menurut Valdy saham properti & real estate seperti BSDE, CTRA, SMRA, dan PWON, serta MDKA, TINS, AALI, LSIP, SSMS dan BBRI dapat diperhatikan pada perdagangan akhir pekan ini.(fj)
Related News
IHSG Menguat 6,32% Sebulan, AGAR & DSSA Jadi Bintang Kinerja Bulan Ini
Perkuat Inklusi Pasar Modal, YB Sekuritas Resmikan E-Hub Puri Indah
Top Losers Sepekan Dihuni TAMA, FORU hingga GIAA
Saham Top Gainers Sepekan, BIKE, PICO & TMPO Ngegas
IHSG Kurang Bensin, Terkoreksi 0,12 Persen Sepekan
Transformasi BTN Sukses, Intip ini Faktanya





