Biaya Mahal Loyalitas Pelanggan di Tahun Kuda Api, MPPA Rela Rugi?
Biaya Mahal Loyalitas Pelanggan di Tahun Kuda Api, MPPA Rela Rugi? Dok. InfoBrand.id
Langkah pendirian entitas logistik ini mengindikasikan bahwa manajemen sadar betul akan masalah inefisiensi rantai pasok (supply chain) mereka. Jika anak usaha ini mampu merampingkan biaya distribusi yang selama ini menjadi salah satu komponen beban terbesar maka ada peluang bagi MPPA untuk memperbaiki margin operasionalnya secara bertahap di masa depan.
Kesimpulan: Pelajaran Berharga bagi Investor
Laporan keuangan MPPA tahun 2025 ini menjadi studi kasus sempurna bagi investor, khususnya pemburu saham turnaround. Kenaikan penjualan (top line) memang penting, namun tanpa disertai kontrol ketat pada beban operasional, pertumbuhan tersebut tidak akan menciptakan nilai bagi pemegang saham.
Narasi pemulihan MPPA belum sepenuhnya gagal, namun jalan menuju profitabilitas terbukti masih sangat terjal dan mahal. Di tahun 2026 yang dipercaya identik dengan semangat membara kuda api ini, investor disarankan untuk memantau dua hal: efektivitas entitas logistik baru dalam menekan biaya, dan kemampuan perseroan menjaga likuiditas di tengah kerugian yang masih berjalan.
Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya milik Anda, riset ini adalah instrumen edukasi, bukan instruksi transaksi jual/beli.
Related News
Filosofi Kuda Api: Apa yang Terjadi di Sektor Otomotif dan Logistik?
Top Klasemen IHSG Berubah, Tapi Asing Tetap Pilih Pemain Lama?
Aturan Main Algoritma MSCI yang Bikin Saham Terdepak dan Masuk Liga
Krisis GCG Indonesia Di Balik Anomali Pasar Pasca Vonis MSCI-Moody's
UNVR New Era: Kas Melimpah, Tapi Apakah Bisnis Jadi Lebih Kuat?
Didepak dari MSCI Small Cap, Ini Alasan Kenapa CLEO Laris Tapi Boncos!





