Bisnis Baru Rental Alat Berat, Hexindo (HEXA) Pakai Tenaga Ahli Internal
:
0
EmitenNews.com - PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) menyampaikan telah mempersiapkan tenaga ahli yang telah bekerja dalam mendukung penambahan kegiatan usaha baru.
Untuk itu HEXA meminta persetujuan pemegang saham dalam menambah 7 lini usaha baru dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 26 September 2023.
Corporate Secretary HEXA, Listiana A. Kurniawati, dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip, Jumat (18/8/2023) menjelaskan, saat ini salah satu kegiatan usaha Perseroan adalah melaksanakan aktivitas penjualan dan penyewaan alat berat yang merupakan penopang utama aktivitas operasional Perseroan.
Perseroan sudah memulai perjalanan di lini bisnis ini sejak tahun 1988. Jenis produk alat berat yang dijual dan/atau disewakan oleh Perseroan meliputi ekskavator 6 (enam) ton ke atas, mini ekskavator, wheel loader dan articulated dump truck, jelas Listiana.
Listiani menambahkan, sejalan dengan pertumbuhan industri alat berat di Indonesia sangat dipengaruhi oleh pertumbuhan industri sektor pertambangan, agro, kehutanan dan konstruksi atau infrastruktur pada kebutuhan pelanggan menjadi dasar pertimbangan Perseroan melakukan penambahan bidang usaha khususnya dalam penyewaan alat berat di berbagai macam sektor, agar Perseroan selalu siap dalam menghadapi berbagai tantangan persaingan usaha yang semakin ketat di masa sekarang ini, dan mampu meraih setiap peluang usaha baru di masa depan.
"Mengingat kegiatan usaha penyewaan alat berat di sektor pertambangan dan energi, konstruksi dan teknik sipil, pertanian, industri pengolahan memerlukan KBLI tersendiri dan belum dimiliki Perseroan saat ini, maka atas dasar tersebut Perseroan bermaksud untuk menambahkan kegiatan-kegiatan usaha jasa penyewaan." tuturnya.
Related News
Pasok Modal Kerja Arutmin, BUMI Terbitkan Obligasi Rp1,8 Triliun
Pendapatan BUMI Tembus USD417 Juta Q1-2026, Laba Lompat 35,16 Persen!
Penjualan Lesu, Laba Emiten Low Tuck Kwong (BYAN) Drop Dobel Digit
Rampungkan Proyek Jumbo, Emiten Semen BUMN Ini Siap Serbu Pasar Ekspor
Penjualan Terkoreksi, Laba GJTL Tetap Tumbuh 7,77 Persen di Q1-2026
Pengendali BMAS Fasilitasi Kredit Nyaris Rp5T, Telisik Realisasinya!





