Bisnis Data Center Boncos, Simak Ini Rencana Investasi Multipolar Technology (MLPT)
EmitenNews.com - PT Multipolar Technology (MLPT) memutuskan hengkang dari hiruk pikuk bisnis data center. Itu dilakukan dengan menjual anak usaha pengelola bisnis data center, PT Graha Teknologi Nusantara (GTN) kepada Edgeconnex Europe B.V.
Multipolar memulai bisnis data center sejak 2013 dengan menyasar segmen ritel. Lalu, mulai mengoperasikan data center periode akhir 2016. Rupanya, customer butuh data center dengan kuantitas banyak. Itu membuat pertumbuhan sangat lambat. ”Kami sadar, untuk mengakselerasi pertumbuhan, harus menjangkau pelanggan hyperscale maupun platform,” tutur Presiden Direktur Multipolar Wahyudi Chandra.
Kondisi itu, sangat sulit digapai untuk pemain lokal. Butuh kemitraan atau memiliki rekan bisnis yang mampu mencapai pelanggan tersebut. Itu yang melatari perseroan menjajaki mitra, tapi dengan model bisnis memiliki data center sendiri. ”Itu latar penjualan GTN,” tegasnya.
Multipolar meraup dana taktis USD27 juta dari penjualan GTN. Dana itu, akan diinvestasikan ke bisnis inti perseroan, sudah terbukti memberi keuntungan. Tepatnya, untuk pengembangan vertical technology bersifat platform melalui perusahaan DDT, maupun perusahaan lain. (*)
Related News
Konversi Utang Rp445 Miliar, BAJA Akan Terbitkan 1 Miliar Saham Baru
Viral Mobil Terseret Banjir di Akses Spring City, Begini Respons BKSL
JGLE Godok Rights Issue Rp414 Miliar, Siap Akuisisi 61,86 Persen JLA
Mandiri Terang Divestasi 125 Juta Saham PEGE, Tembus Rp20 Miliar
CBDK Diguyur Aksi Jual 25 Juta Saham oleh Tunas Mekar Senilai Rp157,5M
Progres 50 Persen, TPIA Kebut Pabrik Kimia Raksasa Cilegon





