Bisnis Data Center Boncos, Simak Ini Rencana Investasi Multipolar Technology (MLPT)
:
0
EmitenNews.com - PT Multipolar Technology (MLPT) memutuskan hengkang dari hiruk pikuk bisnis data center. Itu dilakukan dengan menjual anak usaha pengelola bisnis data center, PT Graha Teknologi Nusantara (GTN) kepada Edgeconnex Europe B.V.
Multipolar memulai bisnis data center sejak 2013 dengan menyasar segmen ritel. Lalu, mulai mengoperasikan data center periode akhir 2016. Rupanya, customer butuh data center dengan kuantitas banyak. Itu membuat pertumbuhan sangat lambat. ”Kami sadar, untuk mengakselerasi pertumbuhan, harus menjangkau pelanggan hyperscale maupun platform,” tutur Presiden Direktur Multipolar Wahyudi Chandra.
Kondisi itu, sangat sulit digapai untuk pemain lokal. Butuh kemitraan atau memiliki rekan bisnis yang mampu mencapai pelanggan tersebut. Itu yang melatari perseroan menjajaki mitra, tapi dengan model bisnis memiliki data center sendiri. ”Itu latar penjualan GTN,” tegasnya.
Multipolar meraup dana taktis USD27 juta dari penjualan GTN. Dana itu, akan diinvestasikan ke bisnis inti perseroan, sudah terbukti memberi keuntungan. Tepatnya, untuk pengembangan vertical technology bersifat platform melalui perusahaan DDT, maupun perusahaan lain. (*)
Related News
Harga Turun 14% dalam Sebulan, Presdir TOWR Serok 2,57 Juta Saham
Hanna Fadel Muhammad Jadi Komut, Right Issue IRSX On The Track
MDKA Bidik Kinerja Lebih Kuat di Semester II, Ditopang Dua Proyek
Emiten Gocap (EPAC) Wacanakan Buyback & Rights Issue Jelang Aturan Rp1
Lampu Hijau OJK, ENRG Rights Issue IV Rp4,12T, Ini Jadwal Lengkapnya
Komisaris Medco Energi (MEDC) Sempat Jual 3 Juta Saham Senilai Rp4,5M





