Bisnis Wealth Management OCBC Tumbuh 29 Persen per Tahun
:
0
PT Bank OCBC NiSP Tbk
EmitenNews.com - PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) mencatat pertumbuhan impresif bisnis wealth management dengan rata-rata pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) sebesar 29% sepanjang 2022 hingga 2025. Seiring lonjakan tersebut, total dana kelolaan (asset under management/AUM) bisnis wealth management perseroan kini telah melampaui Rp120 triliun, mencerminkan meningkatnya minat masyarakat affluent terhadap layanan pengelolaan kekayaan yang lebih komprehensif.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan perubahan cara pandang nasabah affluent Indonesia dalam mengelola kekayaan. Jika sebelumnya fokus utama hanya mengejar potensi imbal hasil investasi, kini semakin banyak nasabah yang menginginkan strategi finansial yang mampu mengintegrasikan investasi, perlindungan aset, pembiayaan, hingga perencanaan waris dalam satu solusi.
Presiden Direktur OCBC NISP, Parwati Surjaudaja mengatakan, wealth management saat ini tidak lagi sekadar menawarkan produk investasi, tetapi menjadi pendamping nasabah dalam setiap fase perjalanan finansial.
"Wealth management bukan sekadar untuk membantu nasabah memperoleh potensi imbal hasil investasi. Yang jauh lebih penting adalah mendampingi mereka di setiap fase perjalanan finansial, mulai dari membangun kekayaan, melindunginya dari berbagai risiko, hingga mempersiapkan proses transfer kekayaan kepada generasi berikutnya," ujar Parwati dalam keterangannya, Kamis (9/7/2026).
Menurutnya, ke depan layanan wealth management akan semakin mengarah pada pendekatan yang lebih digital, personal, dan inklusif. Meski demikian, peran relationship manager dan advisory tetap menjadi fondasi utama agar nasabah memperoleh solusi yang sesuai dengan tujuan keuangan jangka panjang.
"Ke depan, kami percaya wealth management akan semakin digital, semakin personal, dan semakin inklusif. Namun di atas semuanya, yang paling penting adalah memberikan peace of mind kepada nasabah, yaitu keyakinan bahwa seluruh perjalanan finansial mereka didampingi oleh partner yang memahami tujuan hidup, keluarga, dan aspirasi mereka," katanya.
Untuk menjawab perubahan kebutuhan tersebut, OCBC mengembangkan layanan wealth management berbasis advisory yang didukung tim spesialis, solusi investasi yang beragam, serta kapabilitas digital melalui OCBC Mobile.
Related News
Sempat 3 Hari ARB Lalu Berlanjut ARA, Saham PTSP Berakhir Digembok
CGV (BLTZ) Catat Penurunan Laba di Q3 2026, Pendapatan Merosot 12%
Sahamnya Anjlok 90% Lebih dalam Setahun, FILM & COIN Divonis UMA BEI
PGAS Sedot LNG Blok Masela USD7,34 Miliar
ARTO Cetak Laba Melonjak 49 Persen, Naik Menjadi Rp298M di Kuartal III
4 Anak Usaha TOWR Kantongi Perpanjangan Kredit Rp2 Triliun





