blu by BCA, Rekosistem dan MRT Jakarta, Ajak Masyarakat Setor Sampah di Waste Station
:
0
Dalam rangkaian program Corporate Sustainability Initiative (CSI) #bluBuatBaik yang menggagas kepedulian kepada lingkungan, BCA Digital meluncurkan Waste Station keduanya di area Taman Dukuh Atas. Hal ini sebagai salah satu gerakan mengajak masyarakat untuk dapat berpartisipasi dalam menyetor sampah anorganik secara langsung. Foto/Rizki EmitenNews.com
EmitenNews.com—Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), jumlah sampah yang dikelola sepanjang 2022 sebanyak 14,03 juta ton pada 2022. Angka tersebut menurun 44,76% dibandingkan 2021 yang mencatatkan sebanyak 25,4 juta ton. Melihat hal ini, blu by BCA Digital mengajak masyarakat untuk dapat berperan aktif dalam mengelola sampah secara lebih bijak dengan memilah sampah anorganik untuk dikelola kembali. Sampah yang sudah dipilah, akan di setorkan pada waste station yang dihadirkan melalui kolaborasi dengan start-up Waste Management, Rekosistem dan MRT Jakarta.
Head of Marketing and Communication BCA Digital, Duardi Prihandiko menjelaskan, kolaborasi antara blu dengan Rekosistem dan MRT Jakarta untuk mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam hal pengelolaan sampah. Program Corporate Sustainability Initiative (CSI) BCA Digital yang menggagaskan kepedulian terhadap lingkungan sekitar ini sejalan dengan financial sustainability yang dikonsepkan oleh OJK.
“Waste Station ini hadir berkat sobatblu (sapaan akrab nasabah blu) yang telah berpartisipasi pada campaign #bluBuatBaik Virtual Run periode Oktober 2022. Setiap 10 KM jarak yang telah dikumpulkan oleh sobatblu, kami menyumbangkan Rp10.000 untuk pembangunan ini. Berkat kontribusi mereka ini, tujuh waste station blu segera terwujud dan tersebar di area JABODETABEK, Bandung dan Surabaya,” ujar Duardi.
CEO dan Co-Founder Rekosistem, Ernest Layman dengan senang menyampaikan kolaborasi berkelanjutan antara blu dan Rekosistem untuk memperluas pesebaran waste station di Indonesia. Ernest percaya mulai dari hal kecil seperti mengelola sampah akan membawa dampak yang cukup besar jika dilakukan secara konsisten.
“Kami berharap dengan tersebarnya lebih banyak lokasi waste station, tidak hanya bertujuan untuk mengumpulkan sampah anorganik yang dapat diolah. Tapi dapat menciptakan lifestyle baru masyarakat untuk lebih peduli akan lingkungan dengan lebih aktif untuk memilah sampah dan menyetorkan sampah anorganik ke lokasi waste station terdekat,” ucap Ernest.
Related News
Lihat Cara Keren Purbaya Bungkam Penyebar Isu Sakit dan Dirawatnya
Prajogo Lagi!
VerifyVASP Akuisisi Sygna, Perkuat Jaringan Global Travel Rule
Ganti Haluan, Nissan Cancel Pabrik EV Senilai Rp8,6 Triliun
Penjualan iPhone 17 Luar Biasa, Apple Catat Rekor Penjualan
BYD Siapkan Denza D9 PHEV dengan Baterai yang Lebih Besar





