EmitenNews.com—Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan meningkatkan taraf kehidupan generasi bangsa, BNI Sekuritas bekerjasama dengan Yayasan Karya Salemba Empat melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang pendidikan. Adapun agenda CSR ini terdiri atas tiga rangkaian acara, yakni workshop pengolahan limbah plastik, pengolahan limbah kertas, dan literasi finansial untuk pasar modal. Rangkaian CSR disiarkan secara langsung di seluruh kampus yang bekerjasama dengan KSE.


Dalam acara ini, BNI Sekuritas memberikan beasiswa kepada sejumlah mahasiswa di beberapa universitas yang bekerjasama dengan KSE di seluruh Indonesia. Selain pemberian beasiswa pendidikan, BNI Sekuritas bersama KSE juga membangun community development yang terdiri dari elemen mahasiswa dan masyarakat setempat dalam rangka pengolahan limbah kertas menjadi produk kertas daur ulang serta limbah plastik menjadi ecobrick secara berkala dan berkelanjutan.


Adapun kegiatan community development ini dilatarbelakangi oleh melimpahnya limbah kertas dan limbah plastik. Limbah kertas merupakan salah satu komponen limbah yang cukup banyak dihasilkan oleh korporasi dalam pekerjaan sehari-hari. Sementara itu, Indonesia berada di urutan kedua sebagai negara dengan jumlah pencemaran sampah plastik ke laut terbesar di dunia.


Dalam upaya meningkatkan literasi finansial di kalangan mahasiswa, BNI Sekuritas juga memberikan edukasi pasar modal yang dibawakan oleh Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar. Andri membawakan materi terkait analisis teknikal yang bisa digunakan peserta dalam pengambilan keputusan berinvestasi. Sebelumnya, peserta yang hadir juga telah memiliki akun BIONS.


Dalam CSR kali ini, BNI Sekuritas mengusung tema “We Move, We Share, We Care,”. Tema ini diharapkan dapat membawa semangat untuk terus bergerak menjadi lebih baik, terus berbagi dalam setiap kesempatan, dan saling mendukung dalam perencanaan masa depan.


Rangkaian CSR kali ini digelar di Kampus Universitas Indonesia (UI) pada Jumat (16/12). Rombongan berangkat dengan menggunakan Commuter Line dari Stasiun Tebet pada pukul 07.40 dan tiba di Stasiun Universitas Indonesia (UI) pada pukul 08.40. Setiba di Stasiun UI, rombongan CSR berangkat menuju Perpustakaan UI untuk memulai rangkaian acara.


CSR dimulai dengan kegiatan workshop pengolahan limbah plastik bagi peserta. Peserta diajarkan mengenai pengolahan dan pemanfaatan limbah plastik menjadi produk daur ulang, yang disebut dengan ecobrick. Dengan workshop ini, peserta diharapkan dapat mengolah limbah plastik menjadi barang yang bermanfaat serta mengurangi limbah plastik di lingkungan sekitar.


Kegiatan dilanjutkan dengan workshop pengolahan limbah kertas. Peserta diajarkan untuk mengolah limbah kertas menjadi kertas daur ulang. Program ini juga mengajak para karyawan di lingkungan BNI Sekuritas untuk lebih menyadari terkait dengan limbah kertas serta membantu mengumpulkan limbah kertas yang akan didaur ulang.


Rangkaian acara berlanjut dengan simbolisme penyerahan beasiswa pendidikan oleh Direktur Utama BNI Sekuritas Agung Prabowo kepada mahasiswa perwakilan Yayasan Karya Salemba Empat. Dalam sambutannya, Agung mengatakan CSR ini merupakan wujud bakti BNI Sekuritas sebagai anak perusahaan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.


“Kegiatan ini merupakan awal dari rangkaian CSR yang akan kami lanjutkan ke depannya dalam rangka menerapkan aspek environmental, social, and (corporate) governance (ESG). Kami berharap CSR ini dapat bermanfaat bagi penerimanya dan dapat digunakan sebaik-baiknya guna mewujudkan peran mahasiswa sebagai agent of changes,” terang Agung dalam siaran pers, Jumat (16/12).


Agung juga mengatakan, kegiatan workshop pengolahan limbah kertas dan plastik merupakan wujud nyata BNI Grup dan BNI Sekuritas dalam mendukung community development untuk mendukung kelestarian lingkungan. Adapun pemberian edukasi terkait pasar modal diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk berinvestasi serta meningkatkan kesadaran finansial di kalangan mahasiswa.


“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan literasi finansial di kalangan mahasiswa dan bisa mengenalkan pasar modal Indonesia ke kalangan milenial. Hal ini sejalan dengan target otoritas bursa yang menargetkan pertumbuhan jumlah investor domestik, khususnya di kalangan anak muda,” tutup Agung.