Bos Adhi Karya (ADHI) Pede Kinerja Terus Tumbuh Pasca Right Issue
:
0
EmitenNews.com - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) telah memegang pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Jum'at (14/10/2022) untuk melakukan aksi korporasi penambahan modal Penawaran Umum Terbatas (PUT) II dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau Rights Issue.
Hal ini juga didukung dengan telah diterbitkannya Peraturan Pemerintah "PP" nomor 32 tahun 2022 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham ADHI.
Direktur Utama Adhi Karya, Entus Asnawi menuturkan, bahwa keseluruhan perolehan dana tersebut akan dipergunakan untuk peningkatan kapasitas usaha Perseroan dalam penyelesaian Proyek Strategis Nasional antara lain Proyek Tol Solo-YogyakartaYIA Kulonprogo, Tol Yogyakarta-Bawen dan SPAM Karian-Serpong (Timur), dan pengembangan bisnis lainnya baik di bidang infrastruktur maupun bisnis berbasis lingkungan.
Entus Asnawi optimis, kinerja perusahaan pasca Right Issue diproyeksikan akan terus tumbuh. "Right Issue akan meningkatkan kapasitas pendanaan Perusahaan untuk pengembangan bisnis Perusahaan sehingga Kinerja Perusahaan pasca right issue diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan berkelanjutan." tegasnya.
Diketahui, Perusahaan menargetkan perolehan dana sebesar Rp3,874 triliun, yang berasal dari Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp1,976 triliun dan Publik sebesar Rp1,898 triliun dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya sebesar 7.004.510.932 saham baru seri B.
Related News
Investor Hong Kong Batal Akuisisi 86 Persen Saham Puri Sentul (KDTN)
IPO Andalan Artha (ANDA), Raih Dana Rp316,76M, Ini Peruntukannya
Akuisisi FFI, Ultrajaya (ULTJ) Siap Terbitkan 7,87 Miliar Saham Baru
MB Investment Tambah Porsi, Kini Kuasai 26,17% Saham ITSEC Asia (CYBR)
CBDK Kantongi Marketing Sales Rp448 Miliar, 85% Berasal dari Kaveling
Tambah Porsi, Sang Dirut Beli 73.400 Lembar Saham Transkon Jaya (TRJA)





