EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) melansir hasil kocok ulang konstituen indeks LQ45. Saham Barito Energy (BREN) masuk sebagai penghuni baru. Emiten asuhan Prajogo Pangestu itu, mengisi slot yang ditinggalkan Aspirasi Hidup Indonesia (ACES). 

Sebagai pendatang baru indeks LQ45, BREN dipersenjatai bobot 6,54 persen dengan jumlah saham 16,45 miliar eksemplar. Penghuni lawas LQ45 dengan bobot menanjak yaitu BCA (BBCA) menjadi 15 persen dari 13,21 persen, jumlah saham 44,86 miliar helai dari 35,59 miliar lembar dengan rasio free loat 42,74 persen. 

Lalu, Bumi Resoures (BUMI) dengan bobot naik menjadi 1,84 persen dari 1,83 persen, jumlah saham 25,49 miliar helai dari 120,79 miliar eksemplar dengan rasio free float 32,53 persen. XLSmart (EXCL) dengan bobot 1,05 persen dari 0,91 persen, jumlah saham 5,56 miliar helai dari 4,34 miliar lembar dengan rasio free float 30,57 persen.

Terakhir dengan bobot naik yaitu Surya Citra Media (SCMA) menjadi 0,15 persen dari 0,14 persen, jumlah saham 11,04 miliar lembar dari 9,78 miliar eksemplar dengan rasio free float 14,93 persen. Sementara penghuni sisanya dengan bobot menyusut. Telkom (TLKM) turun 0,84 persen menjadi 7,64 persen dari 8,48 persen, jumlah saham tetap 46,76 miliar lembar dengan rasio free float 47,21 persen. Periode efektif konstituen terbaru LQ45 tersebut berlaku efektif sejak 2 Februari sampai 30 April 2026.

Selain LQ45, indeks IDX30 dan IDX80 juga mengalami penyegaran. Pendatang baru Indeks IDX30 yaitu Bumi Resoures (BUMI), dan Elang Mahkota (EMTK). Keduanya, menggantikan kursi panas yang ditinggalkan Indo Tambangraya (ITMG), dan Semen Indonesia (SMGR).

Di sisi lain, pergeseran lumayan besar terjadi pada indeks IDX80. Dua emiten asuhan Prajogo Pangestu masuk sebagai penghuni baru indeks IDX80. Yaitu, BREN, dan Petrindo Jaya (CUAN), disusul Hartadinata (HRTA). Ketiganya, mengeliminasi penghuni jadul yaitu Avian Brands (AVIA), London Sumatera (LSIP), dan Bank Panin (PNBN). (*)