EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menyudahi 2025 di posisi 8.646. Itu setelah pada perdagangan Selasa, 30 Desember 2025 menguat 2,68 poin atau 0,03 persen. Dengan hasil itu, secara year to date, indeks melejit 22,13 persen dari akhir 2024 di level 7.079. 

So, market cap Bursa Efek Indonesia (BEI) edisi 2025 mencapai Rp15.849 triliun. Dengan demikian, formasi 10 saham dengan kapitalisasi pasar terbesar periode 2025 sebagai berikut. Posisi pertama belum tergantikan dikangkangi Barito Renewables (BREN) Rp1.298 triliun, melonjak 4,67 persen dari akhir 2024 senilai Rp1.240 triliun. Menyusul Bank BCA (BBCA) Rp985 triliun, drop 17,36 persen dari akhir tahun lalu Rp1.192 triliun. 

Dian Swastatika (DSSA) Rp778 triliun, meroket 172,88 persen dari akhir tahun lalu Rp285,10 triliun. Chandra Asri (TPIA) Rp606 triliun, terpangkas 6,60 persen dari Rp648,84 triliun. Bank BRI (BBRI) Rp549 triliun, melorot 11,21 persen dari Rp618,36 triliun. Bayan Resources (BYAN) Rp523 triliun, melepuh 22,51 persen dari akhir tahun lalu Rp675 triliun. 

DCI Indonesia (DCII) Rp477 triliun, mendepak Pantai Indah Kapuk (PANI) dengan market cap tahun lalu Rp270 triliun. Bank Mandiri (BMRI) Rp471 triliun, anjlok 11,46 persen dari akhir 2024 senilai Rp532 triliun. Amman Mineral (AMMN) Rp466 triliun, mengalami dilusi 24,17 persen dari Rp614 triliun. Dan, Telkom (TLKM) Rp345 triliun, melambung 28,94 persen dari akhir tahun lalu Rp268 triliun. (*)