BRI Bantu Usaha Kue Kering di Sidoarjo Penuhi Permintaan Saat Lebaran
:
0
Windayati, wirausaha dari Desa Wage, Aloha, Sidoarjo, Jawa Timur, yang mendapat sokongan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI). dok. BRI.
EmitenNews.com - Momen Ramadan dan Idul Fitri 1445 Hijriah membawa berkah tersendiri bagi pelaku usaha kue kering dan berbagai macam snack. Bukan hanya produsen besar tetapi juga para pelaku usaha mikro. Salah satunya adalah Windayati, wirausaha dari Desa Wage, Aloha, Sidoarjo, Jawa Timur, yang mendapat sokongan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI).
Jelang lebaran, Windayati disibukkan dengan melayani banyak orderan kue-kue kering, seperti nastar, kastengel dan choco chips. Menyadari permintaan pesanan tinggi, Windayati memanfaatkan momentum ini untuk menyajikan inovasi baru berupa tampilan kue yang lebih menarik.
"Banyak yang mencari kue-kue kering untuk lebaran, sehingga saya memanfaatkan kesempatan ini dengan membuat inovasi baru, yaitu nastar berbentuk bunga dengan selai di luar. Selain nastar bunga, saya juga menawarkan produk kastengel dan kue kering butter choco chips," kata Windayati dalam rilis yang diterima Sabtu (20/4/2024).
Melalui merek Retas Snacks And Cookies, usaha kue rintisan Windayati ini sudah memiliki banyak pelanggan setia. Jelang lebaran ini pesanan datang dari berbagai kalangan. Salah satunya order dalam jumlah besar adalah dari dinas-dinas di daerah sehingga membuat omset usaha Windayati meningkat drastis saat Ramadan 2024.
"Biasanya setiap bulan, omzet saya hanya sekitar Rp2,5 juta hingga Rp3 juta. Namun, selama Ramadan, bisa mencapai Rp10 juta per bulan,” tuturnya.
Windayati menawarkan berbagai macam kue kering, termasuk rengginang dan keripik gandum dengan harga terjangkau, berkisar Rp50.000 hingga Rp100.000, tergantung pada beratnya.
Sejatinya, Windayati bukanlah pemain baru di dunia usaha kue kering. Perempuan 48 tahun ini sudah merintis usaha sejak tahun 2019 dengan modal awal Rp1 juta. Berawal dari hobi membuat kue, Windayati kemudian membulatkan tekadnya untuk berani berbisnis usaha kue.
"Usaha ini berawal dari hobi saya yang suka memasak dan membuat kue. Lalu, biasanya kalau beli di luar rasanya sering tidak sesuai, jadi akhirnya saya memproduksi sendiri," ungkapnya.
Dari situlah kemudian, Windayati melabeli kue kering buatannya dengan merek Retas Snacks And Cookies, karena tak hanya menjual kue kering tapi juga aneka snack. Pelan tapi pasti usahanya semakin berkembang dan mampu memberikan lapangan pekerjaan bagi orang lain. Windayati kini mempekerjakan 3 orang karyawan untuk menjalankan usaha kue kering yang juga menjadi salah satu unit usaha Griya Kreatif Private miliknya.
KUR Mikro BRI Di Balik Perkembangan Usaha Kue Kering
Related News
Saham GOTO Kian Terperosok, Antrean Jual Mengular
Usai Diakuisisi AEP, Saham Emiten Sawit dan Karet Ini Mendadak Ambruk
Dua Saham Lepas dari Suspensi, Satu Nonstop ARA Berjilid-jilid
YUPI Bagi Dividen Interim Bulan Ini, Telisik Besarannya
Penjualan COAL Q1 2025 Anjlok, Merosot hingga 50,2 Persen
Pendapatan Melorot, Laba MBSS Anjlok 71 Persen Kuartal I 2026





