BRI (BBRI) Perkuat Layanan Transaksi Valas melalui Aplikasi BRImo
:
0
EmitenNews.com – Kondisi ekonomi global yang masih diliputi dengan ketidakpastian berpengaruh pada stabilitas nilai tukar mata uang asing. Hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat yang memerlukan dana untuk berkegiatan di luar negeri maupun berbagai transaksi dengan menggunakan mata uang asing.
Namun, tabungan valas bisa menjadi salah satu solusi untuk mengantisipasi kondisi kurs yang fluktuatif, khususnya bagi nasabah yang memiliki kebutuhan untuk melakukan transaksi valas lintas negara.
Kini, nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk akan semakin mudah bertransaksi valas baik untuk keperluan transaksi ekspor/impor, ataupun untuk persiapan dana keperluan traveling maupun pendidikan ke luar negeri. Sebab, fasilitas ekosistem layanan valas yang lengkap bisa didapatkan dalam aplikasi SuperApps milik bank BRI, BRImo.
Cukup dengan mengakses BRImo, nasabah dapat memanfaatkan sejumlah fitur layanan valas yang terdiri dari, Fitur Buka Rekening BRItama Valas, Fitur Konversi Valas untuk jual beli valas, serta Fitur Transfer Internasional untuk pengiriman dana valas ke berbagai negara di seluruh dunia. Selain itu, melalui tabungan valas ini nasabah juga memiliki instrumen investasi alternatif dengan memanfaatkan naik turunnya nilai tukar mata uang asing.
Direktur Jaringan dan Layanan BRI Andrijanto mengatakan bahwa BRI senantiasa mengedepankan customer experience yang difasilitasi secara terpadu dalam setiap layanan. Salah satunya adalah dengan memberikan fasilitas one-stop service melalui berbagai fitur pada BRImo. Hal ini dilakukan agar nasabah dapat mendapatkan layanan yang optimal sesuai kebutuhannya.
Related News
Anak Usaha SMGR Suplai Beton Sekolah Rakyat di Empat Provinsi
WTON Suplai Material Proyek NPEA Pelindo, Kontrak Capai Rp153M
PPRO Lepas Hotel Prime Park Bandung Rp133M, Fokus Perkuat Bisnis Inti
GOTO Pastikan PHK Tokopedia Tak Berdampak Material ke Kinerja
Saham LUCY Terbebas dari HSC, Tapi Ambruk 10 Hari Beruntun
AADI Suntik Pinjaman USD100,8 Juta ke Kaltara Power Indonesia





