BRI (BBRI) Targetkan Penyaluran 20.000 Unit KPR FLPP di 2024, Simak Persyaratannya!
:
0
Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani. dok. BRI.
EmitenNews.com - Permintaan atas kepemilikan properti dalam bentuk rumah atau tempat tinggal semakin tinggi tak terkecuali bagi generasi muda. Melihat kondisi ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) berkomitmen kembali menyediakan fasilitas pembiayaan bagi nasabahnya. Fasilitasnya berupa Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Dalam rilis yang diterima Senin (12/2/2024), Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengungkapkan bahwa BRI berkomitmen menyalurkan KPR FLPP di tahun 2024 sebanyak 20.000 unit. Hal ini berdasarkan tren permintaan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang terus meningkat terhadap rumah subsidi lewat aplikasi Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan (SIKASEP) milik Kementerian PUPR.
“Melihat potensi aplikasi SIKASEP terkait pemintaan dari MBR atas rumah Subsidi FLPP, masih terdapat sebanyak lebih dari 18 ribu unit yang dapat dilakukan proses kredit. Hal tersebut juga menunjukkan bahwa permintaan rumah subsidi masih tinggi walaupun terjadi kenaikan harga rumah KPR subsidi,” ucap Handayani.
Kendati demikian, Handayani menyadari tantangan besar di depan mata seiring dengan melimpahnya penawaran (over supply) rumah subsidi yang dibangun/dijual oleh pengembang. Oleh sebab itu, BRI akan terus berupaya melayani proses kredit secara cepat dan prudent, serta memperhatikan kualitas rumah agar dapat memberikan manfaat dan kepuasan kepada MBR.
Sejauh ini BRI menyalurkan KPR Subsidi di rumah tapak, namun BRI tetap melayani penyaluran kepada Rumah Susun dengan lebih selektif dan cermat dalam melakukan analisa kredit. Kualitas kredit kategori NPL KPR subsidi Bank BRI masih terjaga dalam kondisi sehat dengan angka NPL% masih dibawah 1%.
Related News
Usai RUPS, PART Ketok Dividen dan Ubah Jajaran Komisaris
DEWA Bagi Dividen Perdana, Karni Ilyas Komisaris
Kantongi Izin, BHIT Gaspol Private Placement 8,6 Miliar Lembar
Kebut Program ini, BUMI Jual Saham Citra Palu Mineral
LSIP Jadwal Dividen 30 Persen Laba, Tembus Rp566,05 Miliar
IPCC Catat Pertumbuhan Operasional 14,6% di Kuartal II 2026





