BTN Gandeng Kemenkumham, Perkuat Pemanfaatan Produk Perbankan
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon LP Napitupulu (kanan) dan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Jenderal Pol. (Purn) Agus Andrianto (kiri) menandatangani nota kesepahaman bersama para pimpinan kementerian dan lembaga lainnya saat upacara Peringatan Hari Bhakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ke-1 Tahun di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Narkotika Jakarta, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (19/11). (Foto: Endang Muchtar)
EmitenNews.com -PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) resmi memperluas kolaborasi strategisnya dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI.
Langkah ini ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Jenderal Pol. (Purn) Agus Andrianto, dalam rangkaian upacara Peringatan Hari Bhakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ke-1 di Lapas Kelas IIA Narkotika Jakarta, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (19/11).
Penandatanganan tersebut turut disaksikan oleh para pimpinan kementerian dan lembaga terkait, menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat pemanfaatan produk serta layanan perbankan BTN di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Sinergi ini diharapkan mendorong efisiensi, transparansi, dan kemudahan transaksi bagi seluruh pegawai dan unit kerja di bawah kementerian tersebut.
Melalui kerja sama ini, BTN menargetkan peningkatan kualitas layanan perbankan sekaligus memperluas jangkauan ekosistem digital di sektor pemerintahan, sejalan dengan agenda transformasi layanan publik nasional.
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah penting dalam memperkuat hubungan strategis antara dunia perbankan dan institusi negara demi pelayanan publik yang lebih modern dan terintegrasi.
Related News
Buru Lebaran, PU Kebut 3.301 Hunian Terdampak Bencana Sumatera
Harga Emas Antam Jumat Ini Naik Rp28.000 Per Gram
Dinilai Sudah Undervalued, BI Yakin Rupiah Akan Cenderung Menguat
Prabowo Yakinkan Pebisnis AS: RI Tak Pernah Gagal Bayar Utang
Tren Pelambatan Ekonomi dan Ketidakpastian Global Masih Tinggi
BI-Rate Bertahan di 4,75 Persen, BI Fokus Stabilitas Rupiah





