BTN Perkuat Ekosistem Kampus Bersama Unpad
:
0
Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN) Nixon LP Napitupulu (kiri) bersama Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita (kanan) menunjukkan dokumen Nota Kesepahaman tentang Pemanfaatan dan Pelayanan atas Produk dan/atau Jasa Perbankan di Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor, Rabu (10/6). FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Bank Tabungan Negara (BTN) mengajak generasi muda khususnya mahasiswa untuk semakin bijak dalam mengelola keuangan di tengah perubahan gaya hidup dan perkembangan digital. Itu disampaikan Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu dalam kuliah umum di Universitas Padjadjaran (Unpad).
Dalam kesempatan tersebut juga ditandatangani Nota Kesepahaman antara BTN dan Unpad terkait Pemanfataan dan Pelayanan atas Produk dan/atau Jasa Perbankan. Kemitraan tersebut digelar memperkuat kolaborasi antara industri perbankan dan dunia pendidikan.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, generasi muda saat ini memiliki kesadaran finansial yang semakin baik, tetapi masih menghadapi tantangan dalam membangun kemampuan finansial jangka panjang.“Banyak Gen Z yang sudah sadar finansial, tetapi tantangannya adalah bagaimana meningkatkan kapasitas ekonomi dan mengambil keputusan finansial yang tepat,” ujar Nixon di Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor, Rabu (10/6).
Menurut Nixon, fenomena gaya hidup seperti doom spending, fear of missing out (FOMO), fear of other people’s opinions (FOPO), hingga you only live once (YOLO) perlu diimbangi dengan pemahaman finansial yang baik. Selain itu, generasi muda juga perlu mewaspadai risiko aktivitas negatif seperti judi online yang dapat mengganggu kesehatan finansial.
Nixon mengatakan, salah satu kunci pengelolaan keuangan adalah memahami perbedaan antara utang yang baik dan utang konsumtif. Menurutnya, utang yang tepat dapat membantu seseorang membangun aset dan meningkatkan kesejahteraan dalam jangka panjang.
“Utang harus dihitung dengan cermat. Utang yang benar adalah ketika setelah lunas kita merasa lebih kaya karena memiliki aset yang nilainya meningkat. Jangan sampai mengambil utang untuk sesuatu yang habis sebentar, tetapi kewajibannya berjalan panjang. Misalnya utang untuk liburan satu minggu tapi cicilannya 5 tahun,” kata Nixon.
Nixon mencontohkan kepemilikan rumah menjadi salah satu bentuk keputusan finansial jangka panjang yang dapat dipersiapkan generasi muda sejak awal, mengingat kebutuhan hunian terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan kenaikan harga aset. “Inflasi pasti akan terjadi. Karena itu generasi muda perlu mulai merencanakan masa depan finansialnya, termasuk memiliki aset yang nilainya terus naik seperti rumah,” ujarnya.
Sejalan dengan kebutuhan tersebut, BTN terus melakukan transformasi menuju beyond mortgage dengan menghadirkan layanan finansial yang semakin lengkap bagi masyarakat, mulai dari tabungan, transaksi digital melalui balé by BTN, hingga pembiayaan perumahan.
Menurut Nixon, perkembangan digitalisasi membuat industri perbankan terus berubah dan semakin terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat. “Dulu bank berada di belakang, sekarang bank ikut membangun ekosistem. Ke depan sektor keuangan dan sektor riil akan semakin menyatu karena digitalisasi,” ujar Nixon.
Melalui kerja sama dengan Unpad, BTN juga memperkuat pengembangan ekosistem kampus melalui pemanfaatan layanan perbankan, peningkatan sumber daya manusia, serta pengembangan pendidikan dan riset.
Related News
Gubernur BI Mendadak Mundur, IHSG Sempat Dibuka Merah!
PT Pos Indonesia Bayar Kompensasi Keterlambatan Sukuk
Ikuti Jejak Wall Street, IHSG Siap Melenting
Proyeksi IHSG Usai Gubernur BI Mundur, Analis Cermati Sektor Perbankan
Sentimen BI Masih Topang IHSG, Simak Analisis KISI
IHSG Rawan Koreksi, Pantau Saham-Saham Ini





