Bunga Menarik, Emiten Prajogo (TPIA) Jajakan Obligasi Rp2,25 Triliun
Suasana pembangkit perseroan berada di bibir pantai. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Chandra Asri (TPIA) bakal menjajakan obligasi Rp2,25 triliun. Surat utang itu bagian dari obligasi berkelanjutan V dengan target dana senilai Rp6 triliun. Dan, emiten jagoan Prajogo Pangestu tersebut telah menerbitkan tahap pertama Rp1,5 triliun.
Kali ini, obligasi tahap II tersebut ditawarkan dalam tiga seri. Seri A senilai Rp635,39 miliar dengan bunga 6,50 persen berdurasi tiga tahun. Seri B sejumlah Rp885,35 miliar dengan bunga 7 persen berjangka 5 tahun. Dan, seri C sebesar Rp729,22 miliar berbunga 7,50 persen sepanjang 7 tahun.
Bunga obligasi bakal dibayar setiap 3 bulan. Pembayaran pertama akan dilakukan pada 25 Mei 2026, sedang pembayaran bunga terakhir dilakukan pada 25 Februari 2029 untuk seri A, 25 Februari 2031 seri B, dan 25 Februari 2033 untuk obligasi seri C. Pelunasan obligasi dilakukan penuh saat jatuh tempo.
Dana hasil obligasi setelah dikurangi biaya-biaya, seluruhnya untuk keperluan modal kerja. Termasuk di antaranya pembelian bahan baku produksi untuk kegiatan usaha yang pelaksanaannya akan digunakan perseroan. Obligasi itu, telah mengantongi rating idAA- dari Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
Hajatan itu, melibatkan setidaknya 7 penjamin pelaksana emisi. Yaitu, BCA Sekuritas, BNI Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas, DBS Vickers Sekuritas, Henan Putihrai Sekuritas, Mandiri Sekuritas alias Mansek, dan Trimegah Sekuritas.
So, jadwal penawaran obligasi menjadi sebagai berikut. Masa penawaran umum pada 18-20 Februari 2026. Penjatahan pada 23 Februari 2026. Pengembalian uang pemesanan pada 25 Februari 2026. Distribusi obligasi secara elektronik pada 25 Februari 2026. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 26 Februari 2026. (*)
Related News
Jeong Hyuk Lee Mundur sebagai Presiden Komisaris BPFI
Kendilo Gelontorkan Rp23,11 Miliar Tambah Saham IMC Pelita (PSSI)
Tembak Harga Bawah, Samuel Sekuritas Beli Saham BKSL Rp68,07M via Repo
KB Bank Dukung Surge Akselerasi Proyek Internet Rakyat 5G FWA
Cabut Gugatan, WIKA Urung Terjerat PKPU
Kurangi Muatan, Wilton Holding Lego 200 Juta Saham SQMI





