EmitenNews.com - Kontrak berjangka saham Amerika Serikat menguat tipis pada perdagangan Senin (2/11). Penguatan ini terjadi saat investor bersiap menghadapi pekan yang padat dengan agenda laporan kinerja keuangan perusahaan, rilis data ekonomi utama, serta pelaksanaan pemilihan paruh waktu Amerika Serikat.

Dalam pergerakan pasar, kontrak berjangka Dow Jones sebagaimana dilaporkan Trading Economics mencatatkan kenaikan sebesar 0,3 persen. Sementara itu, kontrak berjangka S&P 500 dan Nasdaq 100 masing-masing menguat sekitar 0,4 persen pada pembukaan awal bulan ini.

Para pelaku pasar pekan ini menantikan rilis laporan pendapatan dari sejumlah perusahaan besar, antara lain Apple, Palantir, AMD, Pfizer, dan McDonald's. Di sektor ekonomi, pasar mencermati rilis data tenaga kerja Amerika Serikat, data manufaktur dan jasa ISM, serta jadwal pidato beberapa pejabat Federal Reserve terkait arah kebijakan suku bunga.

Penguatan ini menjadi bentuk pemulihan setelah indeks saham utama Amerika Serikat berakhir melemah pada pekan lalu. Pekan sebelumnya, Nasdaq Composite merosot 2 persen akibat kekhawatiran sektor teknologi, sedangkan Dow Jones dan S&P 500 masing-masing turun 0,85 persen dan 0,57 persen.

Sentimen positif dari pasar berjangka AS dapat memberikan dorongan positif bagi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Stabilnya bursa global jelang rilis data ekonomi AS berpotensi menjaga arus modal asing di pasar domestik serta menahan tekanan terhadap nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS.(*)