Bursa Keuangan Digital AIX Segera Luncurkan 2 Token Sesuai Prinsip Syariah
:
0
EmitenNews.com - Asia International Exchange (AIX) dengan bangga mengumumkan peluncuran bersejarah bursa aset keuangan digital, menandai suatu loncatan signifikan ke dalam lanskap teknologi keuangan atau financial technology (fintech).
Kelahiran platform ini merepresentasikan suatu pendekatan mutakhir untuk menyediakan solusi perdagangan yang komprehensif dan aman dalam lingkup fintech yang berkembang pesat belakangan ini. Ini sejalan dengan pernyataan terbaru Direktur Jenderal Labuan Financial Services Authority (LFSA) Nik Mohamed Din Nik Musa yang menegaskan sebuah inisiatif pusat aset digital Islam LFSA atau Islamic Digital Asset Centre (IDAC) yang mempromosikan pengembangan ekonomi di sektor keuangan dan non-keuangan.
Apa yang ditawarkan AIX adalah fasilitasi perdagangan aset digital yang memungkinkan pengguna ikut serta dalam perdagangan berbagai aset kripto, token, dan investasi berbasis blockchain yang memenuhi prinsip-prinsip syariah. Bursa ini berkomitmen untuk memberikan jasa perdagangan yang mulus (seamless) dan ramah pengguna (user-friendly) dengan tetap mematuhi standar keamanan yang tinggi.
Dalam upaya untuk diversifikasi pencatatan (listing) dan memperluas layanannya, AIX dengan bangga akan memperkenalkan pencatatan dua token revolusioner dalam waktu dekat yaitu token Rahnu dan token Cash Waqf.
Token Rahnu, didasarkan pada model yang memenuhi prinsip-prinsip syariah, merupakan langkah inovatif menuju efek digital yang didukung aset (asset-backed digital securtities), memberikan kesempatan kepada investor untuk ikut serta dalam praktik keuangan yang etis dan berkelanjutan.
Related News
Bobol Jembatan Kripto, Peretas Korut Kuras USD38 Juta Dalam 7 Jam
Wamenkomdigi Ingatkan Risiko AI di Sektor Keuangan dan Kesehatan
Top Losers Sepekan, MORA, ENRG, IFSH Kompak Ambles 29 Persen
Top Gainers Sepekan, Ada Eks Saham Gocap, MMIX hingga TMPO
IHSG Turun 7 Persen Sepekan, Market Cap Jebol ke Rp8.862 Triliun
Tuna dan Gurita RI Laris, Raup Rp522 Miliar di Conxemar 2026





