IDXINDUST

 0.25%

IDXINFRA

 0.03%

IDXCYCLIC

 0.48%

MNC36

 0.38%

IDXSMC-LIQ

 0.71%

IDXHEALTH

 1.17%

IDXTRANS

 0.22%

IDXENERGY

 0.56%

IDXMESBUMN

 0.36%

IDXQ30

 0.26%

IDXFINANCE

 -0.24%

I-GRADE

 0.38%

INFOBANK15

 0.53%

COMPOSITE

 -0.10%

IDXTECHNO

 -2.08%

IDXV30

 0.70%

ESGQKEHATI

 0.06%

IDXNONCYC

 -0.10%

Investor33

 0.22%

IDXSMC-COM

 0.14%

IDXBASIC

 -0.12%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 -0.38%

IDX30

 -0.07%

IDXG30

 0.18%

ESGSKEHATI

 0.06%

IDXSHAGROW

 0.57%

KOMPAS100

 -0.07%

PEFINDO25

 -0.08%

BISNIS-27

 0.24%

ISSI

 0.05%

MBX

 0.07%

IDXPROPERT

 0.07%

LQ45

 -0.07%

IDXBUMN20

 0.58%

IDXHIDIV20

 0.46%

JII

 0.14%

IDX80

 -0.06%

JII70

 0.18%

SRI-KEHATI

 0.24%

IDXLQ45LCL

 -0.10%

SMinfra18

 0.54%

KB Bukopin
Sinerco

Cair 28 April, Catat Jadwal Dividen Matahari Store (LPPF) Rp250 per Saham

13/04/2022, 06:10 WIB

Cair 28 April, Catat Jadwal Dividen Matahari Store (LPPF) Rp250 per Saham

EmitenNews.com - PT Matahari Department Store (LPPF) bakal mencairkan dividen tunai pada 28 April 2022. Akselerasi pencairan dividen Rp250 per lembar itu, lebih cepat dari skenario awal pada 6 Mei 2022. Pencairan dividen tersebut setara Rp592,67 miliar. 


Perseroan sepanjang 2021 menggulirkan dividen Rp350 per saham. Pada Desember 2021, perseroan telah mencairkan dividen interim Rp100 per lembar. Jadi, Jadwal dividen tunai terbaru Matahari Store sebagai berikut. 


Cum dividen pasar reguler dan negosiasi pada 13 April 2022. Ex dividen pasar reguler, dan negosiasi pada 14 April 2022. Cum dividen pasar tunai pada 18 April 2022, dan ex dividen pasar tunai pada 19 April 2022.


Batas akhir pencatatan dalam daftar pemegang saham (Recording Date) berhak atas dividen pada 18 April 2022 pukul 15.30 WIB. Pembayaran dividen final pada 28 April 2022, maju dari sebelumnya pada 6 Mei 2022.


Pembagian dividen Matahari Store itu, dilatari data per 31 Desember 2021. Di mana, laba bersih tercatat Rp912,85 miliar, saldo laba ditahan terakumulasi Rp4,44 triliun, dan total ekuitas emiten Lippo Group tersebut mencapai Rp1 triliun. (*)



Author: J S