Capital Inflow Asing Masih Besar, IHSG Berpotensi Bergerak Terbatas
:
0
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan kemarin kembali melemah -0,33% atau turun -22,078 point di level 6.591,981. Sementara investor asing masih mencatatkan pembelian bersih alias net buy sebesar Rp170 miliar.
William Surya Wijaya CEO Indosurya Bersinar Sekuritas dalam risetnya, Kamis (20/1/2022) mengatakan, perkembangan pergerakan IHSG hingga saat ini masih menunjukkan belum akan meninggalkan rentang konsolidasi wajarnya, hari ini pergerakan IHSG akan diwarnai oleh rilis data perekonomian tingkat suku bunga yang disinyalir belum akan mengalami perubahan.
Disisi lain tercatatnya capital inflow secara ytd masih menunjukkan minat investor asing yang masih cukup besar ke dalam pasar modal Indonesia, sehingga IHSG masih memiliki peluang untuk kembali pada jalur uptrend jangka pendeknya, hari ini IHSG berpotensi bergerak dalam rentang terbatas.
"IHSG hari ini masih bakal bergerak pada rentang konsolidasi pada level support di level 6518 dan resistance di 6725," kata William.
Saham-saham rekomendasi Indosurya Bersinar Sekuritas di tengah pekan ini adalah Telkom Indonesia (TLKM), Bank Mandiri (BMRI), Tower Bersama Infrastructure (TBIG), Bank BRI (BBRI), Kalbe Farma (KLBF), Ciputra Development (CTRA) dan Pakuwon Jati (PWON).
Indo Tambangraya Megah (lTMG), Bank BCA (BBCA), Tower Bersama Infrastructure (TBIG), Astra Agro Lestari (AALI), Gudang Garam (GGRM), Bank BNI (BBNI), dan Bumi Serpong Damai (BSDE).
Related News
Medio 2026, COIN Berbalik Rugi 259,85 Persen
Anjlok 3,49 Persen, IHSG Dekati Level 5.000
IHSG Siang Mendadak Ambruk 2,64% ke 5.142, Asing Net Sell Nyaris Rp1T
Dorong Inovasi Bisnis Mahasiswa, ini Jawara BINUS Startup Vaganza 2026
Lanjut Rebound, IHSG Dibuka Melonjak 0,64 Persen ke 5.316
The Fed Tahan Suku Bunga, IHSG Lanjut Menguat





