EmitenNews.com— PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) membukukan laba bersih sebesar Rp103,36 miliar pada tahun 2022, atau tumbuh 18,3 persen dibanding tahun 2021 yang tercatat sebesar Rp87,145 miliar.

 

Hasil itu mendongkrak laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk ke level Rp15,22 per lembar, sedangkan di akhir tahun 2021 berada di level Rp14,85.

 

Jika dirunut, penjualan bersih terkerek 10,4 persen menjadi Rp2,572 triliun yang ditopang peningkatan penjualan bahan bangunan sebesar 9,3 persen menjadi Rp1,581 triliun.

 

Senada penjualan barang nilai tambah atau finishing tumbuh 13,5 persen menjadi Rp931,51 miliar.

 

Walau beban pokok penjualan membengkak 8,9 persen menjadi Rp2,086 triliun. Tapi laba kotor tetap naik 16,86 persen menjadi Rp485,93 miliar.

 

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan tahun 2022 telah audit emiten toko bangunan milik grup Tancorp itu yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (24/3/2023).

 

Sementara itu, total kewajiban bertambah 5,9 persen menjad Rp609,96 miliar.

 

Pada sisi lain, jumlah ekuitas meningkat 4,9 persen menjadi Rp,1,17 triliun.