Cenderung Sideways, IHSG Diperkirakan Bergerak Dalam Rentang Terbatas
EmitenNews.com—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada penutupan perdagangan kemarin, Rabu (1/3) naik tipis 1,67 poin atau 0,02% ke level 6.844,93. Total volume perdagangan saham mencapai 17,84 miliar dengan nilai transaksi Rp 9,77 triliun. Sebanyak 221 saham yang naik, 286 saham yang turun dan 222 saham yang tidak berubah.
Adapun untuk menyambut kedatangan bulan ketiga di tahun 2023 ini Yugen Sekuritas masih memperkirakan bahwa IHSG berkutat di level support 6789 dan posisi resistance ada di level 6954.
Perkembangan pergerakan IHSG terlihat masih betah dalam area konsolidasi wajar dan masih dibayangi dengan potensi tekanan yang masih cukup besar dalam rentang jangka pendek, sehingga pola pergerakan hingga beberapa waktu mendatang masih cenderung bergerak sideways.
“Namun momentum ini merupakan momentum yang dapat dimanfaatkan investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target investasi jangka panjang, disisi lain masih minimnya sentimen cukup menjadi tantangan untuk dapat mendorong kenaikan IHSG, hari ini IHSG berpotensi bergerak dalam rentang terbatas,” kata William Surya Wijaya CEO Yugen Sekuritas, Kamis (2/3/2023).
Saham-saham pilihan yang dapat diperhatikan oleh para pelaku pasar adalah ASII, TLKM, AALI, SMGR, BBNI, AKRA, BBRI dan ASRI.
Related News
Trump Beri Tarif 0 Persen Untuk Tekstil RI Yang Bahan Bakunya Dari AS
Sesi I IHSG Terkontraksi ke 8.261, Emiten Prajogo Berguguran
Terpenuhi di DN, Produksi Kendaraan Pick-Up Beri Dampak Rp27 Triliun
Penjualan Sepeda Motor Di Pasar Domestik 2025 Capai 6,4 Juta Unit
Sideways, IHSG Lintasi 8.200-8.350
IHSG Tertekan, Serok Saham AMMN, CMRY, dan TINS





