Chery Luncurkan Pesaing BYD Atto 3 Rp200 Jutaan
:
0
Chery meluncurkan EV terbaru Fengyun T7 (Fulwin T7) dengan harga mulai Rp289 juta. Foto: Chery
EmitenNews.com - Chery meluncurkan EV terbaru Fengyun T7 (Fulwin T7) yang akan bersaing dengan BYD Atto 3 lusa, tepatnya Rabu (26/8/2026). Dibanderol dengan harga mulai 109.900 yuan atau Rp289 juta konsumen akan memiliki pilihan enam warna untuk mobil baru tersebut.
IT Home, Senin (24/8/2026) memberitakan Fengyun T7 menampilkan desain yang ramping dan dinamis, dengan lampu depan LED ganda di bagian depan. Lampu depan mendukung lampu jauh adaptif dan fungsi penundaan mati lampu depan.
Bagian belakang menampilkan desain lampu belakang kontinu dan spoiler belakang dinamis; pintu bagasi elektrik tersedia di seluruh jajaran. Dari segi dimensi, mobil baru ini berukuran panjang 4570mm, lebar 1852mm, dan tinggi 1694mm, dengan jarak sumbu roda 2700mm.
Tedapat enam warna yang ditarawakan ke kosumen, oranye menyala, ungu asap gunung, beige merah muda awan, perak mengalir, abu-abu bambu hijau, dan hitam batu tinta.
Interior
Fengyun T7 menampilkan desain kokpit melingkar dengan skema warna dua nada, dilengkapi dengan kluster instrumen LCD penuh 8,8 inci dan layar kontrol pusat mengambang 15,6 inci 2,5K.
Layar kontrol pusat menggabungkan chip kokpit Qualcomm Snapdragon 8775 (berbasis proses 4nm, dengan daya komputasi AI mencapai 45 TOPS), mendukung konektivitas CarPlay, HiCar, dan Carlink.
Fitur
mobil baru ini menawarkan sunroof panoramik, pengisian daya nirkabel 50W, kursi depan yang dipanaskan dan berventilasi, dan sistem audio SONY 8 speaker sebagai standar di seluruh jajaran.
Model spesifikasi tinggi dilengkapi dengan sistem bantuan pengemudi Falcon 500, yang mendukung pengemudian dengan bantuan kecepatan tinggi.
Related News
Jejak Yagi Forest, Menjaga Hutan Aceh, dan Memikat Pasar Global
Banting Setir BIKE, Dari Bisnis Sepeda ke Tambang
Asa Baru Jurnalis TV Menjadi Wirausaha Ayam Petelur
Meta Luncurkan Model AI Baru Canggih, OpenAI Lewat
Omoda 5 Lepas As, Chery Investigasi Besar-besaran, Termasuk Indonesia
Pimpin Transformasi GIAA, ini Rekam Jejak Thomas Oentoro





