CINT Beber Lonjakan Laba 53 Persen di Kuartal III-2025
Salah satu geraipenjualan milik CINT.
EmitenNews.com - PT Chitose Internasional Tbk (CINT), emiten produsen furnitur , mencatat pertumbuhan laba yang solid hingga kuartal III-2025. Perseroan membukukan penjualan bersih sebesar Rp324,29 miliar dan laba tahun berjalan Rp10,23 miliar, naik 53,06% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangan hingga 30 September 2025, segmen pendidikan dan peralatan kantor menjadi kontributor utama penjualan CINT, masing-masing sebesar Rp156,67 miliar dan Rp161,34 miliar.
Segmen pendidikan mencatat pertumbuhan 13,31% year-on-year (YoY), didorong oleh peningkatan permintaan furnitur dari lembaga pendidikan negeri maupun swasta. Sementara segmen peralatan kantor menyumbang 34% dari total penjualan perseroan.
Direktur PT Chitose Internasional Tbk, R. Nurwulan Kusumawati, menyebut capaian ini menunjukkan ketahanan bisnis CINT di tengah kondisi ekonomi global yang masih menantang.
“Kami terus menjaga momentum pertumbuhan melalui inovasi produk, efisiensi operasional, serta penguatan di segmen strategis seperti pendidikan dan perkantoran,” ujarnya.
Sepanjang 2025, Chitose menjalankan strategi utama berupa penguatan jaringan pemasaran, meningkatkan loyalitas pelanggan, serta mengembangkan segmen pasar baru di sektor institusi swasta melalui produk furnitur modern.
Selain itu, perseroan juga fokus pada modernisasi pabrik dan efisiensi operasional, yang berkontribusi terhadap peningkatan margin laba dan menjaga profitabilitas.
“Kinerja positif hingga kuartal ketiga ini sejalan dengan target tahunan kami. Kami optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan stabil hingga akhir tahun,” tutup Nurwulan
Related News
Baru Beli Langsung Jual, Samuel Lepas Saham BKSL Senilai Rp103,5M!
SOFA Banting Setir Usaha Waste-to-Energy, Bentuk PT Ananta Energi Asia
Calculus Investment Gelar Tender Wajib STAR, Harga Rp88 per Saham
TOBA Siap Lunasi Obligasi Rp434,35 Miliar, Jatuh Tempo Maret 2026
GTRA Teken Fasilitas Pembiayaan Rp79,6 Miliar untuk Tambah Armada Truk
Sinyal Percaya Diri, Bukalapak Lanjutkan Buyback Hingga Mei 2026





