Cipta Perdana Lancar (PART) Siap Melantai di BEI
:
0
Industri pembuatan suku cadang motor milik PT Cipta Perdana Lancar Tbk. (PART),
EmitenNews.com - PT Cipta Perdana Lancar Tbk. (PART), perusahaan manufaktur yang fokus pada stamping dan assembling parts, mengumumkan rencana untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui initial public offering (IPO).
Perusahaan yang didirikan oleh Hamim, yang kini menjabat sebagai Direktur Utama, telah beroperasi lebih dari 15 tahun dan mencatat berbagai pencapaian positif sebelum memutuskan untuk melakukan IPO.
“IPO bertujuan untuk regenerasi ke depan lebih profesional, kalau profesional kan siapa saja yang bisa mengelola ya lanjutkan,” kata Direktur Utama Cipta Perdana Lancar, Hamim kepada wartawan saat kunjungan pabrik perseroan di Tangerang pada Sabtu (15/6).
Selain itu, melalui IPO perseroan memperluas akses pendanaan di pasar modal sehingga mengurangi pembiayaan dari perbankan. Aksi korporasi ini juga menjadi upaya perseroan untuk menjadi lebih transparan dari sisi manapun.
“Terutama keuangan, jadi lebih terpantau dan tertib,” jelas Hamim.
Sementara itu Direktur PT Cipta Perdana Lancar Tbk., Tjoeng Rino Saputra, menjelaskan bahwa perseroan berencana melepas 680 juta lembar saham atau maksimal 25% dari modal yang ditempatkan, dengan harga penawaran awal (bookbuilding) di kisaran Rp100-105 per saham, dan menargetkan raihan dana IPO mencapai Rp71,4 miliar.
“Kami juga akan menerbitkan 680 juta waran seri I secara cuma-cuma bagi pemegang saham baru, dengan harga pelaksanaan di kisaran Rp105-110, yang diharapkan menghasilkan total Rp74,8 miliar,” jelasnya.
Rino menambahkan bahwa dana hasil IPO akan digunakan untuk mendorong ekspansi bisnis dengan alokasi Capital Expenditure (Capex) sebesar 54,39%.
Dana ini akan digunakan untuk pembelian moulding dan mesin press untuk meningkatkan produksi. Sisanya, sekitar 45,61%, akan digunakan untuk Operantional Expenditure (Opex).
“Kami yakin dengan matangnya rencana untuk meningkatkan skala bisnis, IPO ini akan berjalan dengan baik,” kata Rino.
Related News
Pendapatan Naik, PYFA Pangkas Rugi Hingga 99,4 Persen Per Juni 2026
TPIA Jelaskan Penurunan Laba, H1-2025 Didorong Keuntungan Sekali Saja
Sales Rp65T, Core Profit INDF Naik meski Laba Bersih Tertekan Kurs
Naik 6,8 Persen, Bank Neo (BBYB) Cetak Laba Bersih Rp294,85 Miliar
Terus Ciptakan Nilai Tambah, SBMA Perkuat Transformasi Keberlanjutan
Akselerasi Transformasi TLKM 30, Raih Pendapatan Konsolidasi Rp75,9T





