EmitenNews.com - Nusantara Sejahtera (CNMA) bakal mengalihkan saham treasuri maksimal 1.652.939.692 helai alias 1,65 miliar lembar. Itu bagian saham hasil buyback yang dihentikan edisi 18 Februari 2026 yaitu 1,69 miliar helai. Distribusi saham treasuri itu, dibanderol dengan rasio 50:1.

Artinya, seteiap pemilik 50 saham lawas perseroan, akan mendapat satu saham baru hasil buyback. Dengan begitu, akan ada sisa saham hasil buyback akan dicatat sebagai saham treasuri sejumlah 65.075.708 lembar alias 65,07 juta lembar.

Distribusi saham treasuri kepada para investor secara proporsional terhadap kepemilikan saham akan menambah jumlah saham beredar (free float). So, para pemodal akan mendapat tambahan saham, diharap mendongkrak likuiditas, dan aktivitas perdagangan saham di pasar.

Selain itu, perseroan akan mengusulkan pembagian dividen tunai Rp12 per lembar. Sebesar Rp8,63 per helai dari tahun buku 2025, dan Rp3,37 per saham dari saldo laba dengan alokasi penggunaan belum ditentukan per 31 Desember 2025. 

Hajatan itu, akan dilakukan setelah mendapat restu investor dalam rapat umum pemegang saham tahunan pada 6 April 2026. Dengan begitu, jadwal distribusi saham treasuri, dan dividen tunai menjadi sebagai berikut. Cum date pasar reguler dan pasar negosiasi pada 14 April 2026. 

Ex date pasar reguler dan pasar negosiasi pada 15 April 2026. Cum date pasar tunai pada 16 April 2026. E date pasar tunai pada 17 April 2026. Daftar pemegang saham berhak alias recording date pada 16 April 2026. Penyaluran saham treasuri, dan dividen tunai pada 28 April 2026. (*)