IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

ESGQKEHATI

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

ESGSKEHATI

 0.00%

IDXSHAGROW

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

IDXLQ45LCL

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

KB Bukopin
Sinerco

Cuci Gudang, Bumi Resources (BUMI) Poles Utang Jadi Saham Rp304,44 Miliar

06/09/2022, 07:00 WIB

Cuci Gudang, Bumi Resources (BUMI) Poles Utang Jadi Saham Rp304,44 Miliar

EmitenNews.com - PT Bumi Resources (BUMI) kembali menerbitkan private placement Rp304,44 miliar. Private placement berskema obligasi wajib konversi (OWK) itu, dibanderol dengan harga pelaksanaan Rp80 per lembar.


Penerbitan 3.805.504.956 helai alias 3,80 miliar saham baru seri C tanpa HMETD itu, dibekali nilai nominal Rp50 per saham. Pelaksanaan dan pemberitahuan hasil pelaksanaan pada 12 September 2022. Seluruh saham baru dalam private placement akan diambil bagian pemegang OWK dalam pelaksanaan hak konversi OWK.


Mengenai penetapan harga pelaksanaan private placement Rp80 per saham, telah ditentukan sesuai perjanjian perwaliamanatan, dan ketentuan perundang-undangan berlaku di pasar modal, Peraturan Nomor 1-A tentang pencatatan saham, dan efek bersifat ekuitas selain saham yang diterbitkan perusahaan tercatat, lampiran II keputusan direksi Bursa Efek Indonesia No. Kep-00101/BEI/12-2021 tanggal 21 Desember 2021.


Menyusul penerbitan 3,80 miliar saham baru Seri C itu, jumlah modal saham ditempatkan dan modal disetor perseroan akan meningkat menjadi 143,84 miliar lembar meliputi 20,77 miliar lembar Seri A, 53,50 miliar saham Seri B, dan 69,56 miliar lembar Seri C. Melonjak dari semula 140,03 miliar lembar, terdiri dari 20,77 miliar lembar Seri A, 53,50 miliar lembar Seri B, dan 65,76 miliar lembar Seri C. 


Sebelumnya, emiten batu bara besutan Bakrie Group itu, berencana menjajakan saham baru dengan skema private placement sejumlah Rp24 triliun. Dana itu, akan digunakan untuk membayar utang PKPU, dan memperkuat modal kerja saat ini negatif terhadap total aset melebihi 80 persen. (*)



Author: J S