Dalam Fit And Proper Test, Calon Anggota BSBI Usul Penguatan Pengawasan BI Oleh DPR
Bank Indonesia. dok. BI. Okezone.
EmitenNews.com - Perlu penguatan pengawasan oleh DPR RI terhadap Bank Indonesia (BI) secara keseluruhan. Calon Anggota Badan Supervisi Bank Indonesia (BSBI) Piter Abdullah Redjalam mengusulkan hal itu, agar BI mampu untuk mencapai tujuannya. Pengawasan itu, mencakup seluruh fungsi dan tugas BI dalam mencapai tujuan. Tetapi, untuk mencegah intervensi, DPR cukup mengawasi kebijakan yang sudah diambil BI.
“BI memiliki tujuan yang sangat mulia, dan oleh karena itu upaya untuk mencapai tujuan BI seharusnya menjadi lingkup pengawasan dari DPR dan tidak hanya dibatasi dalam aspek operasional sebagaimana selama ini dilakukan," kata Piter Abdullah Redjalam dalam Uji Kepatutan dan Kelayakan (Fit and Proper Test) bersama Komisi XI DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/7/2023).
Piter Abdullah Redjalam perlu menjelaskan apa yang dimaksudkannya pengawasan oleh DPR secara keseluruhan. Menurut dia, itu bukan berarti DPR mampu melakukan intervensi kepada BI, melainkan pengawasan itu dilakukan hanya atas kebijakan-kebijakan yang telah diambil oleh BI.
"Pengawasan itu dilakukan terhadap kebijakan yang sudah diambil, bukan kebijakan yang masih dalam proses dibuat," jelas Piter Abdullah Redjalam. ***
Related News
BEI Depak 18 Emiten, Efektif 10 November 2026
BEI Resmikan SPPA untuk Kuotasi Repo, Transaksi Tembus Rp751,6 Triliun
9 Saham Terpapar HSC, BEI Minta Emiten Segera Bertindak
Riuh Perang Timur Tengah, Ruang Penurunan BI Rate Makin Tertutup
Jaga Kepercayaan Masyarakat, OJK Cabut Izin Usaha Bank di Sumbar
Kelangsungan Usaha Tak Jelas, BEI Suspensi Perdanganan Saham SKYB





