Danantara Caplok PNM Investment Management, Nilai Transaksi Rp345M
PT PNM Investment Management (PNM IM)
EmitenNews.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mengumumkan rencana pelepasan cucu usaha yaitu PT PNM Investment Management (PNM IM) kepada PT Danantara Asset Management (DAM). PNM IM adalah anak perusahaan dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang 99,99% sahamnya dikuasai BBRI.
Manajemen BBRI dalam keterbukaan informasi yang dikutip Jumat, (3/4/2026) menjelaskan, PNM dan DAM telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Bersyarat (PJBB) dalam rangka rencana pembelian sebanyak 109.999 saham PNM IM pada 1 April 2026.
"Transaksi tersebut mengakibatkan pengambilalihan atas PNM IM," terang Manajemen BBRI.
Sebagai informasi, PNM IM melaksanakan kegiatan usaha sebagai Manajer investasi, yang mencakup kegiatan usaha pihak yang mengelola portofolio efek untuk para nasabah atau mengelola portofolio investasi kolektif untuk sekelompok nasabah, kecuali perusahaan asuransi, dana pensiun dan bank yang melakukan sendiri kegiatan usahanya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku
PNM IM juga bertindak sebagai Penasihat Investasi, yang mencakup pemberian nasihat kepada pihak lain mengenai penjualan atau pembelian efek dengan menerima imbalan jasa.
Sementara itu, DAM selaku holding operasional merupakan badan hukum berbentuk perseroan terbatas yang seluruh sahamnya dimiliki oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) untuk melakukan pengelolaan operasional Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Total nilai Transaksi Afiliasi tersebut adalah Rp345 miliar. Penyelesaian Transaksi Afiliasi tersebut akan tunduk pada pemenuhan persyaratan pendahuluan sebagaimana diatur dalam PJBB, termasuk diperolehnya persetujuan yang diperlukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Transaksi tersebut tergolong Transaksi Afiliasi karena PNM merupakan Perusahaan Terkait dari BBRI. PNM, BBRI, dan DAM dikendalikan, baik secara langsung maupun tidak langsung, oleh pihak yang sama, yaitu Negara Republik Indonesia.
Related News
Aksi Borong Direksi! Saham SIDO Dibeli di Harga Rp515 per Lembar
WOMF Bagi Dividen Rp12,28 per Saham, Catat Tanggal Pentingnya!
RUPSLB TAYS Rombak Direksi dan Komisaris
Kinerja 2025 Solid, MTEL Siap Dukung Pemerataan Digitalisasi Nasional
Pendapatan Merosot, Laba CASA Terkoreksi 7,3 Persen di 2025
Akhiri 2025, Performa Mitratel (MTEL) Nyaris Stagnan





