Diganjar Pefindo Peringkat idA+, TINS Janji Terus Perkuat Fundamental
:
0
Ilustrasi PT Timah Tbk (TINS)
EmitenNews.com - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat idA+ dengan prospek stabil kepada PT Timah Tbk (TINS). Peringkat ini mencerminkan kuatnya posisi bisnis perseroan, profil keuangan yang relatif solid, serta tingginya potensi dukungan dari induk usaha.
Pefindo menilai fundamental TINS masih resilien, terutama dari sisi pangsa pasar dan struktur permodalan. Kendati demikian, peringkat tersebut dibatasi oleh faktor eksternal seperti maraknya penambangan timah ilegal, volatilitas harga timah global, serta risiko cuaca yang dapat mengganggu operasional.
Kenaikan peringkat berpeluang terjadi apabila TINS mampu mencatatkan perbaikan kinerja operasional secara berkelanjutan, melalui peningkatan produktivitas, efisiensi biaya, serta kemampuan menghasilkan EBITDA yang lebih kuat. Penguatan tata kelola industri timah juga dinilai menjadi katalis positif bagi stabilitas kinerja perseroan.
Sebaliknya, tekanan terhadap peringkat dapat muncul jika tingkat utang meningkat signifikan tanpa diimbangi perbaikan kinerja, atau apabila pelemahan harga timah global berdampak material terhadap pendapatan dan profitabilitas.
Menanggapi penilaian tersebut, Corporate Secretary PT Timah Tbk, Rendi Kurniawan, menyatakan manajemen mengapresiasi penilaian Pefindo dan menjadikannya sebagai dorongan untuk terus memperkuat fundamental bisnis.
“PT Timah Tbk fokus meningkatkan produktivitas, efisiensi operasional, serta menjaga profil keuangan yang sehat,” ujarnya.
Ia menambahkan, perseroan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan aparat penegak hukum dalam menghadapi tantangan industri, termasuk penanganan penambangan timah ilegal, guna menjaga stabilitas operasional dan kepercayaan investor.
Related News
BMRI Jadwalkan Dividen Final Rp377 per Saham, Cum Date 8 Mei 2026
INDF Kemas Laba Rp2,96 Triliun, Surplus 9 Persen Kuartal I 2026
Lewati Kuartal I, Kimia Farma (KAEF) Balikkan Rugi jadi Laba Bersih
Kuartal I 2026, BTPN Syariah (BTPS) Kualitas Portofolio Meningkat
Tok! TUGU Sulap 50 Persen Laba Jadi Dividen, Yield Atraktif
APLN Balikkan Rugi Jadi Laba Q1-2026 tapi Recurring Income Tertekan





