Dipicu Pelemahan Saham Tambang LQ45, IHSG Jadi Turun 0,10 Persen Pada Sesi I
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga penutupan perdagangan sesi I siang hari ini Kamis (29/9) turun 7,161 poin atau 0,10% ke level 7.069,87.
Pelemahan IHSG di Sesi I disumbang oleh IDX Teknologi yang turun hingga 0,89%, IDX Sektor Perindustrian turun 0,73%, IDX Sektor Keuangan turun 0,58%, IDX Sektor Properti & Real Estate turun 0,55% dan IDX Sektor Transportasi & Logistik turun 0,53%. IDX Sektor Barang Konsumen Primer yang turun 0,36%, IDX Sektor Infrastruktur turun 0,35%, IDX Sektor Barang Baku turun 0,17% dan IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer turun 0,10%.
Total volume perdagangan saham hingga sesi I siang hari ini mencapai 15,90 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 7,42 triliun. Sebanyak 340 saham turun, 177 saham naik harga dan 155 stagnan.
Top losers LQ45 hingga sesi I adalah, Bank Jago Tbk (ARTO) turun 1,79%, HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun 1,63% dan BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) turun 1,33%. Sedangkan top gainers LQ45 - Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) naik 4,02%, Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) naik 2,58% dan Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik 1,82%
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya EDGE sebesar Rp900 menjadi Rp21.800 per lembar dan SCCO sebesar Rp250 menjadi Rp8.850 per lembar serta ITMG sebesar Rp225 menjadi Rp41.475 per lembar.
Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya BYAN sebesar Rp875 menjadi Rp66.100 per lembar dan TFAS sebesar Rp400 menjadi Rp5.500 per lembar serta TECH sebesar Rp350 menjadi Rp5.600 per lembar.
Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya INDX sebanyak 34.763 kali senilai Rp64,3 miliar kemudian BUMI sebanyak 24.561 kali senilai Rp382,02 miliar dan JKON sebanyak 23.113 kali senilai Rp62,6 miliar.
Related News
IHSG Tumbang di Penutupan Pekan, Merosot 53 Poin ke 8.212
Bangun Ekosistem Syariah, BSN Gandeng UNS
Nyemek ala Warmindo Makin Hype!
IHSG Melemah ke 8.218, Saham Big Caps Tekan Indeks
KISI Raih Obligasi Rupiah Terbaik 2025 di Alpha Southeast Asia Award
SMV Kemenkeu Kucurkan Rp4,48 Miliar Untuk Bangun 56 Rumah Layak Huni





