Diputus Pailit, Hanson International (MYRX) Akan Ajukan Peninjauan Kembali
:
0
EmitenNews.com - Kuasa Hukum PT Hanson International Tbk (MYRX) akan melayangkan permohonan Peninjauan Kembali (PK) atas putusan pailit oleh Mahkamah Agung (MA) yang tertuang dalam putusan nomor 667 K/Pdt-Sus-Pailit/2021.
Kuasa hukum Hanson International Tbk (MYRX) Bob Hasan & Patrner, mengungkapkan bahwa pihaknya baru menerima salinan putusan pailit Mahkamah Agung (MA) tertanggal 25 November 2021 dan akan mengajukan peninjauan kembali (PK).
“Saat ini MYRX bermaksud untuk mengajukan Peninjauan Kembali atas putusan pailit,” ujar kuasa hukum MYRX Bob Hasan & Patrner dalam keterangan resmi, Kamis (16/12/2021).
Sementara itu Rony Agung Suseno Sekretaris Perusahaan MYRX mengatakan, sehubungan dengan putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor: 667 K/Pdt.Sus-Pailit/2021 Jo Nomor: 29/Pdt.Sus PKPU/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst., pada tanggal 8 Juni 2021 yang mengabulkan Permohonan Kasasi dimana dengan adanya putusan Kasasi tersebut menyebabkan Perseroan kembali dalam keadaan Pailit.
Adapun salinan putusan Mahkamah Agung Nomor: 667 K/Pdt.Sus-Pailit/2021 Jo Nomor: 29/Pdt.SusPKPU/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst., baru kami terima salinan Putusannya pada tanggal 25 November 2021 dan saat ini Perseroan bermaksud untuk mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas kasus tersebut, tulis Rony dalam keterbukaan informasi BEI Kamis (16/12)
Sebelumnya, putusan pailit sidang Majelis Hakim Pemeriksa Perkara PKPU Perseroan di Pengadilan Niaga, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 12 Agustus 2020. Sidang tersebut telah menyatakan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Hanson serta memutuskan pailit.
Related News
TOTL Bagi Dividen Jumbo Setara 90 Persen Laba, Yield Fantastis!
Lulusan ITB Lama Jadi Petinggi Telkom Kini Ditarik ISAT, Ini Tugasnya
RM Nasi Padang Payakumbuah Milik Arief Muhammad Digadang Akan IPO
Saham GOTO Kian Terperosok, Antrean Jual Mengular
Usai Diakuisisi AEP, Saham Emiten Sawit dan Karet Ini Mendadak Ambruk
Dua Saham Lepas dari Suspensi, Satu Nonstop ARA Berjilid-jilid





