Dirutnya Mantan Gubernur BI, Tengok Kinerja Emiten Grup Sinar Mas Ini
:
0
Emiten jasa keuangan bagian dari kelompok usaha Sinar Mas, PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA)
EmitenNews.com - Emiten jasa keuangan bagian dari kelompok usaha Sinar Mas, PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA), mencatat penguatan kinerja sepanjang semester I 2026. Meski pendapatan tertekan, laba perseroan justru melonjak signifikan.
Hingga akhir Juni 2026, SMMA membukukan total pendapatan Rp18,61 triliun, turun 8,68% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp20,38 triliun.
Penurunan pendapatan terutama dipengaruhi oleh merosotnya kontribusi pendapatan jasa asuransi. Pos ini turun dari Rp12,22 triliun pada semester I 2025 menjadi Rp9,71 triliun pada semester I 2026.
Namun, penurunan pendapatan tersebut diikuti dengan penurunan beban jasa asuransi yang lebih dalam. Beban tersebut turun dari Rp9,17 triliun menjadi Rp4,89 triliun.
Secara keseluruhan, total beban SMMA tercatat Rp16,28 triliun, turun 14,36% dibandingkan Rp19,01 triliun pada semester I 2025.
Efisiensi beban tersebut ikut mengerek laba. Setelah memperhitungkan pajak, laba tahun berjalan SMMA mencapai Rp2,30 triliun, melonjak 74,24% dari Rp1,32 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih tercatat Rp2,31 triliun, meningkat dibandingkan Rp1,31 triliun pada semester I 2025.
Sebagai informasi, SMMA dipimpin Burhanuddin Abdullah yang menjabat sebagai Direktur Utama sejak 2021 dan kembali diangkat pada 2024 untuk masa jabatan hingga 2027. Sebelumnya, Burhanuddin merupakan Komisaris Independen SMMA pada 2016 hingga Juni 2021.
Burhanuddin juga pernah menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2003–2008. Setelah itu, ia sempat menjabat sebagai Rektor Universitas Indonesia pada 2009–2014.
SMMA menjalankan bisnis jasa keuangan yang mencakup asuransi, multifinance, perbankan, sekuritas, fintech, serta layanan keuangan lainnya dalam ekosistem Sinar Mas.
Related News
Sales Rp732M, Laba Emiten Minyak Kelapa Ini Lompat Enam Kali Lipat
Perbaiki Struktur Permodalan, Royaltama (RMKO) Siapkan Right Issue
6 Pucuk Pimpinan TOWR Eksekusi MESOP 145 Juta Saham Rp50,1 Miliar
Turun Peringkat Kredit PTPP ke idBB CreditWatch Negatif, Akibat Ini
Milik Orang Terkaya Ke-2 RI, Samindo (MYOH) Raup Laba USD7,98 Juta
Platinum Berkah Divestasi 6,87 Persen Saham RGAS Rp20,4 Miliar





