Ditutup Melemah Rp17.127, Rupiah Hari Ini Masih Tertekan
:
0
Ilustrasi, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
EmitenNews.com - Nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS terus mengalami pelemahan. Pada perdagangan kemarin (14/4/2026) rupiah ditutup melemah 22 poin di level Rp17.127. Sebelumnya, rupiah sempat melemah 50 poin di level Rp17.105.
Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, memperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini, Rabu (15/4) akan fluktuatif namun ditutup melemah pada tentang Rp17.120 hingga Rp17.170.
Ibrahim menilai sentimen geopolitik global masih mempengaruhi fluktuasi tersebut. Dari perkembangan terakhir, militer AS berencana akan melanjutkan blokade Selat Hormuz hingga ke Teluk Oman dan Laut Arab.
Di sisi lain, Iran mengancam akan menargetkan pelabuhan di negara-negara yang berbatasan dengan Teluk setelah runtuhnya pembicaraan akhir pekan di Islamabad yang bertujuan menyelesaikan krisis tersebut.
“Sumber yang mengetahui negosiasi tersebut mengatakan, bahwa dialog antara Iran dan AS masih berlangsung, sementara Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menegaskan upaya yang sedang berlangsung untuk meredakan ketegangan,” tutur Ibrahim.
Sementara itu, di sentimen domestik, adanya penurunan ekspektasi kegiatan bisnis dan stagnasi penjualan mencerminkan kehati-hatian pelaku usaha dalam mengambil keputusan ekspansi. Kendati demikian, ekspansi bisnis dinilai terus bergerak sembari menyesuaikan strategi.
Dari sisi pelaku usaha, cenderung menahan ekspansi besar yang bersifat padat modal, sambil fokus pada efisiensi dan optimalisasi operasional. Investasi juga mulai dialihkan ke sektor yang dinilai lebih resilien, seperti pangan, energi, dan digital.
“Ketidakpastian geopolitik global, volatilitas harga energi dan logistik, tekanan terhadap nilai tukar rupiah, melemahnya permintaan global, serta biaya pembiayaan yang relatif tinggi menjadi faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan ekspansi,” ujar Ibrahim.
Related News
Akselerasi Layanan Digital, Kunjungi Bank Jakarta di Jakarta Fair 2026
Usai 664 IUP Batu Bara Disetujui, Catat ESDM Masih Buka Peluang Lain
Patriot Bond Sukses Raih Rp50T, Danantara Rilis Obligasi USD1,5 Miliar
Harga Minyak Terjun di Bawah $90 per Barel
Kantongi POD, SAKA Kebut Pengembangan Lapangan Ronggolawe Pangkah
Saham AS Menguat Jelang Debut SpaceX Setelah Trump Melunak





