IDXINDUST

 0.24%

IDXINFRA

 -0.60%

MNC36

 -0.99%

IDXCYCLIC

 -0.66%

IDXSMC-LIQ

 -0.70%

IDXHEALTH

 -0.33%

IDXTRANS

 -0.29%

IDXENERGY

 -0.17%

IDXMESBUMN

 -0.85%

IDXQ30

 -0.83%

IDXFINANCE

 -0.57%

INFOBANK15

 -0.82%

I-GRADE

 -1.15%

COMPOSITE

 -0.74%

IDXTECHNO

 -2.01%

IDXV30

 -0.38%

ESGQKEHATI

 -0.97%

IDXNONCYC

 -0.54%

Investor33

 -0.88%

IDXSMC-COM

 -0.62%

IDXESGL

 -1.17%

IDXBASIC

 -0.99%

DBX

 -0.22%

IDX30

 -0.99%

IDXG30

 -0.85%

KOMPAS100

 -0.81%

ESGSKEHATI

 -0.93%

PEFINDO25

 -0.80%

MBX

 -0.85%

BISNIS-27

 -1.05%

ISSI

 -0.81%

IDXPROPERT

 -0.11%

LQ45

 -0.95%

IDXBUMN20

 -0.97%

IDXHIDIV20

 -0.76%

JII

 -1.01%

IDX80

 -0.88%

JII70

 -0.91%

SRI-KEHATI

 -0.85%

SMinfra18

 -0.70%

KISI
victoria sekuritas

Divestasi Saham Bank Neo (BBYB), Yellow Brick Serok Dana Segini

02/12/2021, 06:10 WIB

Divestasi Saham Bank Neo (BBYB), Yellow Brick Serok Dana Segini

EmitenNews.com - Yellow Brick Enterprise Ltd menjual saham Bank Neo (BBYB) senilai Rp641,25 miliar. Divestasi dilakukan Yellow Brick sebanyak 346.621.622 alias 346,62 juta lembar. Transaksi dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp1.850 per lembar.


Transaksi pelepasan itu, dilakukan antara 23,26, dan 29 November 2021. Penjualan terbesar dilakukan pada 23 November 2021, yaitu sebanyak 137 juta lembar dengan harga pelaksanaan Rp1.850 per saham senilai Rp253,45 miliar.


Lalu, pada 26 November 2021 terjadi transaksi penjualan 113 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp1.850 per lembar sejumlah Rp209,09 miliar. Dan, terakhir pada 29 November 2021 penjualan dilakukan 96.621.622 lembar pada harga Rp1.850 per saham senilai Rp178,75 miliar.


Menyusul transaksi itu, kini Yellow Brick hanya mengempit saham Bank Neo 485,21 juta lembar atau 6,47 persen. Mengalami reuksi 4,63 persen dari sebelumnya 831,84 juta lembar atau 11,1 persen. 


Manajemen Bank Neo mengklaim aksi tersebut sebagai transaksi biasa. ”Transaksi penjualan saham biasa dengan status kepemilikan langsung,” tutur Agnes Fibri Triliana Dewi, Corporate Secretary Bank Neo, kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (1/12). (*)



Author: J S