Direksi AMMN Pamit Mundur di Tengah Tekanan Saham Usai Didepak MSCI
:
0
Sejumlah kendaraan alat berat tengah beraksi di area pertambangan perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mengumumkan rencana pengunduran diri salah satu anggota direksi perseroan yakni Irwin Ka Pui Wan.
Corporate Secretary AMMN, Vemmy Febrianti menyampaikan, rencana pengunduran diri itu diajukan Ka Pui pada tanggal 14 Mei 2026.
“Pada tanggal 14 Mei 2026, perseroan telah menerima pemberitahuan resmi dari Bapak Irwin Ka Pui Wan sehubungan rencana pengunduran diri beliau selaku Direktur Perseroan,” ujar Vemmy dalam keterbukaan informasi, dikutip Senin (18/5/2026).
Meski demikian, keputusan akhir harus ditempuh melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), yang rencananya digelar pada, Selasa (19/5/2026).
Hal itu sejalan dengan ketentuan yang diatur dalam (i) POJK 33/2014, (ii) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan.
Sementara itu, dalam laporan bulanan registrasi pemegang efek per 11 Mei 2026, Irwin Ka Pui memiliki porsi saham terkecil di jajaran direksi dengan jumlah 39.056.600 lembar saham atau setara dengan 0,054%.
Sekadar diketahui, AMMN merupakan salah satu saham yang terdepak usai rebalancing indeks oleh MSCI pada Rabu (13/5) lalu.
Selain AMMN, lima saham lainnya yang juga turut terdepak dari MSCI Global Standard Index yaitu; TPIA (Chandra Asri Pacific), ?DSSA (Dian Swastatika Sentosa), CUAN (Petrindo Jaya Kreasi), ?BREN (Barito Renewables Energy), AMRT (Sumber Alfaria Trijaya).
Adapun pada perdagangan intraday Senin (18/5), saham AMMN ambruk 12,70% atau turun 470 poin ke level Rp3.230 per saham.
Related News
Anak Usaha SMGR Suplai Beton Sekolah Rakyat di Empat Provinsi
WTON Suplai Material Proyek NPEA Pelindo, Kontrak Capai Rp153M
PPRO Lepas Hotel Prime Park Bandung Rp133M, Fokus Perkuat Bisnis Inti
GOTO Pastikan PHK Tokopedia Tak Berdampak Material ke Kinerja
Saham LUCY Terbebas dari HSC, Tapi Ambruk 10 Hari Beruntun
AADI Suntik Pinjaman USD100,8 Juta ke Kaltara Power Indonesia





