EmitenNews.com - Widodo Unggas (WMUU) per 30 September 2023 membukukan rugi Rp66,96 miliar. Mengalami koreksi 173 persen dari episode sama tahun sebelumnya dengan tabulasi laba Rp91,09 miliar. Dengan demikian, rugi per saham dasar menjadi Rp5,17 dari posisi sama tahun lalu dengan laba per saham sebesar Rp7,04. 


Penjualan bersih Rp274,67 miliar, merosot 86 persen dari posisi sama tahun sebelumnya Rp2,04 triliun. Beban pokok penjualan Rp263,56 miliar, susut dari Rp1,8 triliun. Laba kotor terakumulasi Rp11,11 miliar, menyusut dari posisi sama tahun sebelumnya Rp244,07 miliar. Beban usaha Rp34,89 miliar, susut dari Rp69,68 miliar. 


Pendapatan usaha lainnya Rp5,85 miliar, menukik dari edisi sama tahun lalu Rp7,3 miliar. Beban usaha lain Rp3,41 miliar, mengalami koreksi dari Rp13,23 miliar. Rugi usaha Rp21,33 miliar, anjlok para dari edisi sama tahun lalu dengan laba Rp168,46 miliar. Penghasilan keuangan Rp24,14 juta, susut dari periode sama tahun lalu Rp107,37 miliar. 


Beban keuangan Rp45,67 miliar, mengalami penyusutan dari episode sama tahun sebelumnya Rp51,64 miliar. Rugi sebelum pajak penghasilan Rp66,99 miliar, drop dari posisi sama tahun sebelum dengan untung Rp116,91 miliar. Rugi bersih tahun berjalan tercatat Rp66,99 miliar, merosot tajam dari edisi sama tahun lalu dengan laba senilai Rp91,11 miliar. 


Jumlah ekuitas tercatat Rp1,13 triliun, mengalami koreksi dari posisi sama tahun sebelumnya terkumpul Rp1,19 triliun. Jumlah liabilitas terakumulasi senilai Rp1,46 triliun, mengalami penyusutan dari episode akhir tahun lalu sebesar Rp1,51 triliun. Dan, jumlah aset terkumpul Rp2,59 triliun, mengalami koreksi dari akhir 2022 senilai Rp2,71 triliun. (*)