EmitenNews.com - Dosni Roha Indonesia (ZBRA) per 30 September 2022 mencatat rugi Rp64,19 miliar. Anjlok 307 persen dari periode sama tahun lalu untung Rp30,97 miliar. Efeknya, laba per saham menjadi minus Rp25,57 dari surplus Rp25,37.


Penjualan Rp2,25 triliun, merosot 15 persen dari episode sama tahun lalu Rp2,65 triliun. Beban pokok penjualan Rp1,97 triliun, turun 12 persen dari edisi sama tahun lalu Rp2,26 triliun. Laba kotor Rp280,80 miliar, terkoreksi 27 persen dari periode sama tahun lalu Rp386,39 miliar. 


Beban penjualan Rp34,49 miliar, menipis dari Rp62,28 miliar. Beban umum, dan administrasi Rp218,52 miliar, susu dari Rp228,94 miliar. Selisih kurs bersih Rp951 juta, naik dari Rp707 juta. Penghasilan usaha lain-lain bersih Rp3,37 miliar, anjlok dari Rp24,02 miliar. 


Laba usaha Rp21,21 miliar, drop 82 persen dari periode sama tahun lalu Rp119,90 miliar. Beban keuangan Rp88,45 miliar, naik dari Rp81,10 miliar. Rugi sebelum pajak penghasilan Rp67,10 miliar, melorot 271 persen dari edisi sama tahun lalu untung Rp39,19 miliar. 


Total ekuitas Rp1,30 triliun, turun dari posisi akhir tahun lalu Rp1,36 triliun. Total liabilitas naik menjadi Rp2 triliun dari edisi akhir 2021 sebesar Rp1,80 triliun. Jumlah aset Rp3,30 triliun, naik dari posisi akhir tahun lalu sebesar Rp3,17 triliun. (*)